Tim SAR Evakuasi Empat Kantong Jenazah Longsor Cisarua Bandung Barat, Total Jadi 29

Empat kantong jenazah itu telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Tim SAR Evakuasi Empat Kantong Jenazah Longsor Cisarua Bandung Barat, Total Jadi 29
Tim SAR Evakuasi Empat Kantong Jenazah Longsor Cisarua Bandung Barat, Total Jadi 29 (Merdeka.com)

Basarnas menyampaikan perkembangan operasi pencarian korban di lokasi longsor Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) di hari ketiga pencarian, Senin (26/1).

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan hingga pukul 13.00 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 4 bodypack dan telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Bahwa jumlah korban yang kita evakuasi hari ini ada empat bodypack dan itu sudah kita serah terimakan,” kata Syafii saat dijumpai di Posko Basarnas, Senin (26/1).

Seperti diketahui, insiden longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terjadi pada Sabtu (24/1). Dari data awal, ada sebanyak 30 unit rumah yang tertimbun longsor, terdiri dari 34 kepala keluarga (KK) dengan 113 jiwa. Dari jumlah tersebut 23 orang selamat.

Dari data Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar, sudah ada 25 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi dari titik longsor hingga Minggu (25/1). Dengan kembali dievakuasinya 4 bodypack pada Senin (26/1), jumlah sejauh ini menjadi 29.

“Sehingga total dari pertama kali kita melaksanakan operasi korban yang kita serahkan dalam bentuk bodypack totalnya ada 29 bodypack,” kata dia.



Syafii menerangkan, Basarnas bertugas melakukan operasi pencarian korban. Namun dalam situasi bencana seperti ini, korban yang ditemukan tidak selalu dalam kondisi jasad utuh, sehingga digunakan istilah bodypack.

"Jadi begini. Saya sampaikan bahwa kenapa kita menyebutkan adalah bodypack. Yang pertama saya sampaikan bahwa pada saat penemuan korban ada kalanya memang dalam kondisi utuh. Tapi ada kalanya ternyata memang yang ditemukan adalah bodypart," jelas dia.

Operasi SAR hari ketiga sendiri saat ini masih berlangsung. Sebanyak 250 personel disebar di sejumlah sektor antara lain A1, A2, A3 dan B1, B2. Dalam prosesnya, operasi pencarian juga dilakukan dengan bantuan 9 unit ekskavator dan drone.

Ia tak memungkiri kondisi cuaca dan medan, masih jadi tantangan operasi pencarian. Termasuk pada hari ketiga yang sempat diguyur hujan pada pagi hari.

Kendati begitu, pihak SAR gabungan akan berupaya optimal dalam pencarian terlebih setelah cuaca kembali cerah pada waktu siang.

“Alhamdulillah siang hari ini terang. Mohon doanya mudah-mudahan operasi bisa kita maksimalkan,” kata dia.



Rekomendasi