Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan kembali mengevakuasi sepuluh kantong jenazah korban longsor pada hari kedelapan operasi pencarian. Bencana alam ini terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Dengan temuan terbaru ini, total kantong jenazah yang berhasil dievakuasi telah mencapai 70 buah. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyampaikan informasi terkini tersebut di Bandung pada Sabtu, 31 Januari.
Pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan sekitar sepuluh korban lain yang diperkirakan masih hilang. Tim SAR berupaya keras di tengah kondisi medan yang menantang dan berisiko tinggi.
Advertisement
Advertisement
Sepuluh kantong jenazah yang baru dievakuasi berhasil ditemukan dari berbagai sektor pencarian sepanjang hari. Proses evakuasi berlangsung secara intensif mulai pukul 09.29 hingga 16.55 WIB.
Ade Dian merinci bahwa temuan pada hari kedelapan ini tersebar di beberapa titik pencarian yang telah ditentukan. Dua kantong jenazah berhasil diangkat dari titik A1, sementara empat lainnya ditemukan di titik A2.
Selain itu, satu kantong jenazah juga berhasil dievakuasi dari titik A3, satu dari titik B1, serta dua kantong jenazah lainnya dari titik B2. Distribusi temuan ini menunjukkan luasnya area yang terdampak oleh material longsor.
Advertisement
Sebanyak 53 kantong jenazah yang telah dievakuasi sebelumnya telah masuk dalam proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Dari total tersebut, 52 korban jiwa telah berhasil teridentifikasi.
Sisa kantong jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI. Proses ini krusial untuk memastikan identitas para korban sebelum diserahkan kepada keluarga.
Advertisement
Pelaksanaan operasi SAR di lokasi longsor Cisarua tetap mengedepankan aspek keselamatan personel sebagai prioritas utama. Hal ini sangat penting mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan stabilitas lereng di lokasi kejadian yang masih berpotensi membahayakan.
Oleh karena itu, kegiatan pencarian dilakukan secara bertahap dan terukur berdasarkan hasil asesmen tim keselamatan di lapangan. Setiap langkah yang diambil telah melalui pertimbangan matang untuk meminimalkan risiko.
Ade Dian juga menegaskan bahwa evaluasi lanjutan akan kembali dilakukan secara berkala. Evaluasi ini bertujuan untuk menentukan strategi dan langkah pencarian berikutnya yang paling efektif dan aman.
Advertisement
Operasi SAR akan terus berlanjut pada hari-hari selanjutnya seiring dengan komitmen tim untuk menemukan semua korban. Koordinasi antarpihak terus ditingkatkan demi kelancaran dan keberhasilan misi kemanusiaan ini.
Sumber: AntaraNews