Tiga hari diguyur hujan lebat, bangunan SDN 2 di Jembrana roboh
Merdeka.com - Hujan yang mengguyur kawasan Jembrana, Bali sejak malam hingga pagi tadi menyebabkan salah satu gedung di SDN 2 Lelateng, Kota Negara, roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala SDN 2 Lelateng, Nengah Edi Mertha mengatakan, tiga hari ini kawasan tersebut selalu diguyur hujan. Meski demikian dia tak menyangka sampai menyebabkan bangunan yang kini sedang dipakai pengungsi Karangasem itu akan roboh.
"Saat beberapa hari diguyur hujan memang ada kecurigaan melihat ada konstruksi tiang berubah. Tapi siapa yang prediksi bakal begini jadinya," ungkap Nengah Edi, Minggu (8/10).
Sejak melihat ada bangunan yang berubah, dia sudah berinisiatif meminta mengosongkan ruang kelas tersebut untuk kegiatan belajar di gedung kelas 2.

Memang, SDN 2 Lelateng sudah dianggarkan untuk rencana renovasi pada 2018. Namun kata dia renovasi bukan pada gedung yang rubuh.
"Rencana renovasi gedung kelas 3 telah diajukan untuk tahun 2018, namun di luar prediksi yang roboh justru gedung kelas 2," jelasnya.
Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, langsung meninjau lokasi saat mendengar kejadian itu. Dia berjanji akan duduk bersama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga akan merancang berapa kebutuhan dana untuk renovasi gedung.
"Untuk sementara waktu, sebagai antisipasi, gedung dibersihkan dan dikosongkan. Dan jika ada gedung yang lain yang kondisinya sama mohon dikosongkan dulu," tegas Kembang.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya