Tertimbun Tanah Longsor Saat Perbaiki Turbin, Warga OKU Selatan Tewas

Sabtu, 16 Mei 2020 02:37 Reporter : Irwanto
Tertimbun Tanah Longsor Saat Perbaiki Turbin, Warga OKU Selatan Tewas Ilustrasi tanah longsor. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Bencana tanah longsor kembali memakan korban jiwa di Sumatera Selatan. Kali ini seorang warga bernama Warsidani (50) asal Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan tewas setelah tertimbun material longsor.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama empat rekannya memperbaiki mesin turbin yang rusak akibat diguyur hujan deras di Desa Gunung Gare, Kecamatan Muara Dua Kisam, OKU Selatan, Jumat (15/5) pagi. Tiba-tiba tanah dari tempat mereka bekerja longsor yang membuat mereka menyelamatkan diri.

Empat rekannya berhasil selamat namun korban tak sempat lagi berlari sehingga tertimbun material longsor. Korban baru ditemukan tujuh jam kemudian dengan kondisi mengenaskan dan tangan kanannya belum ditemukan.

Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumsel Ansori mengatakan, korban tak dapat menyelamatkan diri karena keburu tertimpa alat turbin ditambah material longsor.

"Korban bersama empat warga lain memperbaiki mesin turbin yang rusak. Diduga tanah tebing labil akibat hujan deras semalaman membuat bergerak dan longsor," ungkap Ansori, Jumat (15/5).

Menurut dia, bencana longsor di Sumsel terbilang tinggi. Dalam waktu sepekan terakhir terdapat dua kasus yang juga menyebabkan korban jiwa.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati beraktivitas di sekitar lokasi rawan longsor. BMKG juga memprediksi cuaca di provinsi itu masih terbilang ekstrim seiring memasuki peralihan musim hujan ke kemarau.

"Perlu kewaspadaan, kalau bisa dihindari aktivitas di sekitar daerah rawan longsor, terlebih saat atau setelah hujan turun, sangat rentan," pungkasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tanah Longsor
  3. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini