Terpeleset Saat Menyelamatkan Diri, Satu Warga Grobogan Meninggal Terseret Banjir
Merdeka.com - Seorang warga meninggal dunia setelah banjir menerjang Dusun Krasak, Desa Karangayung, Grobogan, Jawa Tengah. Korban diketahui bernama Florentina Siti Haryatmi, meregang nyawa usai kediamannya dilanda banjir setinggi 80 sentimeter akibat curah hujan lebat.
"Korban berusaha naik tempat tidur pas luapan air masuk rumahnya. Pada saat melompat, dia terpeleset hingga terbawa arus banjir," kata Kabag Ops Polres Grobogan, Kompol Sutomo, Kamis (9/1).
Korban sebetulnya bersama suami di rumah. Namun saat banjir menerjang rumah, suami korban sedang salat.
"Jadi saat kejadian suaminya sedang salat. Tahu kejadian istrinya sudah tidak ada di tempat," ujar Sutomo.
Suami korban lantas terkejut setelah tak mendapati istrinya di rumah. Suami korban bernama Joko ini pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan melakukan pencarian lokasi.
"PMI dan tim BPBD sempat melakukan pencarian. Korban terseret banjir dan tewas akibat arus deras sekitar 300 meter," ungkapnya.
Menurutnya, banjir yang melanda sejumlah daerah di Grobogan akibat curah hujan tinggi dan kiriman dari wilayah selatan atau hutan dan Boyolali pada Rabu 7 Januari pukul 15.00 - 19.00 WIB.
Sementara ketinggian air kurang lebih 60 - 100 sentimeter yang mengakibatkan jalan raya Juwangi – Godong macet.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya