Terlilit Utang Rp104 Juta, Teknisi Mesin ATM Bobol Bank Rp707,9 juta di Semarang

Jumat, 10 Januari 2020 03:32 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Terlilit Utang Rp104 Juta, Teknisi Mesin ATM Bobol Bank Rp707,9 juta di Semarang Pelaku Pembobol ATM di Semarang. ©2020 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Polisi menangkap pemuda yang membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bank swasta di Semarang, Jawa Tengah. Pelaku bernama Ariangga Teguh Prabowo (33), warga Sinar Kencana, Tembalang, Semarang, membutuhkan waktu 30 menit menguras isi ATM senilai Rp707,9 juta.

Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi mengatakan, modus pelaku memuluskan aksinya dengan menduplikat kunci mesin ATM pada Desember 2019. Pelaku kemudian mendatangi mesin ATM di Perum Plamongan Indah Pedurungan menggunakan motor setelah mendapat kunci duplikat.

"Pelaku ini tergolong cerdik beraksi sendiri, lampu dimatikan seolah-olah mesin ATM dalam perbaikan. Dalam waktu 30 menit uang dikuras," kata Enrico Silalahi saat gelar perkara, Kamis (9/1).

Dia menyebut, pelaku merupakan karyawan vendor bank dengan tugas sebagai teknisi ATM. Usai menguras semua isi ATM pelaku langsung kabur.

"Bobolnya pakai kunci tombak, dan kunci dingdong, berhasil membuka boks ATM, pelaku bawa kabur tiga kaset tempat uang," ujarnya.

Pelaku memakai uang hasil kejahatan untuk membeli mobil dalam pelariannya. Dalam perjalanan mengendarai mobil, pelaku berusaha membuang barang bukti tiga kaset di sekitar jalan tol kabupaten Semarang.

"Tiga tempat simpan uang (kaset) dalam ATM dibuang dalam perjalanan. Untuk menghilangkan jejak," ujarnya.

Petugas yang mendapatkan laporan adanya pembobolan ATM langsung melaporkan kasus itu ke Polrestabes Semarang. Polisi yang menerima pengaduan, langsung melakukan pencarian pelaku.

"Dari hasil pemeriksaan saksi pihak bank dan vendor pelaku yang terekam CCTV itu memang benar teknisi. Tidak lama kami tangkap," jelasnya.

Ariangga mengaku aksinya dilakukan karena terlilit utang Rp104 juta. Uang curian juga dipakai untuk hiburan karaoke hingga puluhan juta.

"Utang Rp104 juta, utang pribadi. Buat karaoke juga, sisanya ini mau ditabung. Ini inisiatif sendiri," aku Ariangga.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti sepeda motor, dan dua mobil. "Ini sisa yang disita Rp379 juta, dari Rp775 juta (yang dicuri)," tutup Enrico Silalahi. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembobolan ATM
  3. Pembobol ATM
  4. Semarang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini