Terjerat kasus narkoba di penjara, 10 pegawai Kemenkum HAM dipecat

Selasa, 6 November 2018 00:32 Reporter : Saud Rosadi
Terjerat kasus narkoba di penjara, 10 pegawai Kemenkum HAM dipecat Ilustrasi penjara. ©2012 Shutterstock/rook76

Merdeka.com - Kemenkum HAM memberi sanksi tegas pegawainya yang terlibat kasus narkoba. Di wilayah Kanwil Kemenkum dan HAM Kalimantan Timur pada tahun ini sudah 10 pegawai dipecat karena kasus narkoba.

"Yang terlibat, sanksi pemberhentian. Di wilayah kami, ada lebih dari 10 pegawai Lapas dan Rutan yang diberhentikan. Baik itu PNS biasa, maupun golongan tinggi," kata Kepala Kanwil Hukum & HAM Kalimantan Timur, Agus Haryono kepada merdeka.com, Senin (5/11).

Agus menerangkan, saat ini di 7 Lapas dan 4 Rutan di Kaltim dan Kaltara dihuni sekitar 1.870 orang warga binaan. Sekitar 61 persen diantaranya terkait kasus narkotika.

"Angka 61 persen itu, sekitar 7.000 orang warga binaan. Dan itu, didominasi para pengedar. Kalau pengguna, hanya beberapa ratus orang saja," ujarnya.

Namun, dia tidak menampik pegawainya di Lapas dan Rutan memang berisiko untuk ikut tergiur dalam bisnis haram narkoba di balik penjara. Sehingga mengikis tanggungjawabnya, demi rupiah.

"Misal, warga binaan divonis 12 tahun, berisiko terpengaruh ikut terlibat itu pasti. Begitu lama berinteraksi dalam ruangan. Integritas kurang, bisa ikut terpengaruh (ikut bisnis narkoba)," ungkapnya.

"Kita selalu terus razia, terkait handphone dalam sel, pungli dan narkoba. Ya, mungkin sulit dapatkan barang bukti. Tapi kita bisa persempit ruang gerak peredaran narkoba di dalam," demikian Agus. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini