Temui Mahasiswa RI di Korsel, Misbakhun ungkap cara Jokowi hadapi revolusi industri

Sabtu, 26 Mei 2018 16:40 Reporter : Rizky Andwika
Temui Mahasiswa RI di Korsel, Misbakhun ungkap cara Jokowi hadapi revolusi industri Misbakhun bertemu mahasiswa RI di Korsel. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menemui mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di Keimyung University, Daegu, Korea Selatan. Saat ini, tercatat ada 21 mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Keimyung University.

Dalam sesi dialog dengan para mahasiswa Indonesia, Misbakhun mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini berfokus pada masalah pengentasan kemiskinan.

Menurutnya, jika persoalan bisa segera diatasi maka akan ada lebih banyak dana di APBN yang bisa dialokasikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di mancanegara.

"Karena pendidikan dapat membantu masalah pengentasan kemiskinan. Apabila anak-anak muda brilian Indonesia tidak mendapat fasilitas pendidikan yang baik dari negara, maka akan banyak diambil oleh perusahaan-perusahaan asing, seperti Boeing, dan lain-lain," kata Misbakhun melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/5).

Puluhan mahasiswa Indonesia yang belajar di Keimyung University adalah penerima beasiswa dari World Bank. Mereka berasal dari berbagai instansi seperti BPPT, BATAN, LIPI dan lain-lainnya yang menerima beasiswa jenjang master yang harus diselesaikan tahun.

Salah seorang mahasiswa yang hadir dalam pertemuan itu sempat mempertanyakan tidak adanya regulasi tentang alokasi anggaran untuk pembelian barang modal. Sebab, yang ada hanya regulasi untuk belanja barang habis pakai. Sementara mahasiswa membutuhkan barang modal untuk keperluan riset. Hal itu dianggap menyulitkan para mahasiswa.

Misbakhun pun langsung meresponsnya. "Pertanyaan menarik itu akan saya sampaikan kepada Menteri Keuangan," katanya.

Misbakhun juga sempat mengajak mahasiswa Indonesia untuk selalu optimis. Menurutnya, Indonesia harus menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan penuh optimisme.

Guna menghadapi Revolusi Industri 4.1, sambung Misbakhun, Presiden Jokowi telah meluncurkan road map bertajuk Making Indonesia 4.0. Presiden, lewat strategi itu, Revolusi Industri 4.1 akan diarahkan untuk penciptaan lapangan kerja lebih banyak serta investasi baru yang berbasis teknologi.

"Dalam konteks inilah peluang kerja sama dengan Korea Selatan menjadi sangat relevan, sebab Revolusi Industri 4.0 membawa banyak kemudahan, tak terkecuali bagi pengembangan UKM maupun start-up," jelasnya.

Sebelum bertemu dengan mahasiswa RI di Korsel, Misbakhun terlebih dahulu menjadi pembicara pada 'General Lecture 2018 K-NICE Expert Invitation Forum for East Asia :Entrepreneurship and Start Up in Indonesia'. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Misbakhun
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini