Tangis Baiq Nuril Pecah Saat Mengingat Anaknya

Rabu, 10 Juli 2019 19:30 Reporter : Ahda Bayhaqi
Tangis Baiq Nuril Pecah Saat Mengingat Anaknya Baiq Nuril. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Korban pelecehan seksual yang menjadi terpidana ITE, Baiq Nuril menyambangi DPR. Bersama pendampingnya Rieke Diah Pitaloka dan kuasa hukum Joko Jumadi, Nuril bicara terkait perjuangan untuk mendapatkan keadilan atas kasus hukumnya. Saat ini Nuril mengupayakan amnesti dari Presiden Joko Widodo.

Membuka pernyataan, Nuril menyampaikan sesungguhnya tidak ingin terus menerus kasus tersebut menjadi konsumsi publik. Tangisan pecah saat mengungkap alasan karena tak ingin anaknya menyaksikan ibunya di televisi.

"Sebenarnya saya tak ingin menjadi konsumsi publik karena bagaimanapun anak-anak saya pasti menonton dan saya tak ingin melihat ibunya menangis," ujar Nuril sambil terisak dan menahan tangisnya.

Nuril masih berpegang pada harapan akan mendapatkan keadilan. Dia berharap tidak ada 'Baiq Nuril' lainnya.

"Saya yakin kebenaran dan keadilan itu pasti akan terjadi. Saya tidak ingin ada lagi yang seperti saya, saya tidak ingin bagaimana pedihnya meninggalkan anak anak walaupun hanya dua bulan tiga hari," kata dia.

Nuril juga menyampaikan sebetulnya berat meninggalkan anak-anaknya demi perjuangan ini. Dia berharap perjuangan tersebut berhasil dengan mendapatkan amnesti.

"Mudah-mudahan bapak anggota dewan mempertimbangkan keadilan untuk saya, karena bapak adalah wakil rakyat. Saya hanya rakyat kecil yang hanya ingin membesarkan anak-anak saya untuk mencapai cita-cita mereka dan hanya itu keinginan saya dan mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan," ujarnya. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Baiq Nuril
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini