Tanda-tanda longsor di jalur Puncak terlihat sejak Selasa malam
Merdeka.com - Longsor terjadi di jalur perbatasan Bogor-Cianjur, tepatnya di Puncak Pass, Rabu (28/3) malam. Sebelumnya awal Februari 2018, longsor serupa juga terjadi persis di lokasi yang sama. Saat itu, kepolisian juga menutup jalur Puncak dan mengalihkan kendaraan dari arah Jakarta maupun Cianjur.
Menurut warga sekitar, Agun Setiawan (44) mengatakan, tanda-tanda longsor yang kedua kalinya itu sudah mulai terlihat sejak Selasa (27/3).
Kata Agun, saat itu, tebing setinggi 40 meter yang sedang dalam tahap pengerjaan bronjong (tebing penahan longsor) akibat longsor beberapa waktu lalu itu, mengalami pergeseran tanah dan retak.
Setelah terlihat retakan, para pekerja dan alat berat yang sedang membangun brojong tidak diperbolehkan bekerja untuk mengantisipasi pergeseran yang lebih besar.
"Awalnya dari Selasa malam, tanah di situ sudah ada retakan. Lumayan lebar juga retakannya. Kemudian paginya banyak petugas yang jaga terus dikasih garis polisi," kata Agun, Kamis (29/3).
Pada Rabu malam, ia mendengar suara retakan kaca dari bangunan vila yang berada tepat di bawah tebingan. Lalu, sekira pukul 20.30 WIB, suara tersebut semakin terdengar yang disusul suara patahan pohon karena tanah kembali bergeser.
"Nah setelah ada suara lagi, tebingan (brojong) itu amblas perlahan dan menimpa beberapa bangunan vila di bawahnya. Untung enggak ada korban soalnya dari retakan pertama sudah dikosongin. Saya khawatir, longsor itu kena warung saya," sebutnya.
Sementara itu, akibat kejadian tersebut, Polres Bogor menutup jalur menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, bagi pengendara roda empat.
Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky menyebut, polisi belum dapat memprediksi kapan jalur Puncak bisa dilewati kembali. Pihaknya masih menunggu kajian teknis dari beberapa pihak terkait untuk mengetahui hasilnya.
Polres Bogor juga berkoordinasi dengan Polres Cianjur tentang pengalihan situasi arus lalu lintas di sana.
"Untuk masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua masih bisa lewat sampai Cianjur. Sedangkan bagi yang membawa mobil untuk saat ini belum bisa," tutur Dicky.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya