Tanam Kelapa Genjah, Jokowi Ingatkan Pentingnya Jaga Pasokan Pangan Nasional

Kamis, 11 Agustus 2022 16:37 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Tanam Kelapa Genjah, Jokowi Ingatkan Pentingnya Jaga Pasokan Pangan Nasional Keseruan Presiden Jokowi tanam kelapa genjah. ©jatengprov.go.id

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya menjaga pasokan pangan di Tanah Air. Hal ini disebabkan krisis pangan yang sedang melanda sejumlah negara di dunia.

"Kita pun harus hati-hati dan harus waspada terhadap yang namanya krisis pangan, jangan sampai terjadi di negara kita Indonesia. Oleh sebab itu, menjaga pasokan pangan wajib," katanya saat penanaman kelapa genjah bersama para petani di Dukuh Samin, Desa Sanggang, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis, (11/8).

Selain pasokan pangan, dia menegaskan pentingnya menjaga distribusi pangan agar tidak terjadi ketimpangan antardaerah di Indonesia yang dapat mengakibatkan harga pangan ikut meningkat.

2 dari 4 halaman

Jokowi mendorong para petani untuk mulai menanam komoditas pangan yang bisa menjadi substitusi bahan pangan impor.

"Misalnya, urusan gandum, ini gandum di kita ini bisa dicampur dengan cassava, dicampur misalnya sorgum, dicampur dengan sagu. Saya kira ini akan sangat mengurangi impor kita," jelasnya.

Dia menegaskan pentingnya menjaga nilai inflasi bahan pangan agar tetap stabil sehingga tidak menurunkan daya beli masyarakat.

"Menjaga inflasi bahan makanan, bahan pangan, harus dijaga inflasinya sehingga kenaikan harganya tidak memberatkan daya beli masyarakat," terangnya.

3 dari 4 halaman

Minta Petani Jaga Kelapa Genjah

Jokowi berdialog dengan sejumlah petani selepas menanam kelapa genjah bersama di Desa Giriroto, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis, (11/8). Dalam dialog itu, dia berpesan agar para petani merawat kelapa genjah yang telah ditanam.

"Ini kapan menanamnya?" tanya Jokowi kepada Nurhayanti, seorang petani.

"Kemarin, Pak," jawab Nurhayanti.

"Iya ini dirawat saja, nanti saya cek lagi," ujar Jokowi.

4 dari 4 halaman

Dia menjelaskan, jika dirawat dengan baik, maka dalam waktu satu tahun tiap pohon kelapa genjah bisa menghasilkan sekitar 180 buah. Nantinya, para petani bisa memanfaatkan hasil panen tersebut dan dijual.

"Itu per tahun, katanya Pak Menteri, katanya setahunnya bisa 180 (buah) kalau dirawat. Nanti sebagian bisa diminum, sebagian bisa dijual. Bareng-bareng. Kalau nggak nanti dibuatkan industri untuk minyak kelapa dan gula aren," terangnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan bahwa penanaman kelapa genjah merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Menurutnya, kelapa genjah memiliki nilai tambah.

"Bisa dibuat gula semut, bisa dibuat minyak kelapa, yang juga bisa dijual buahnya untuk minuman segar," tutup Jokowi. [fik]

Baca juga:
Profil 4 Kader PDIP Dikabarkan Jadi Menpan RB, Siapa Tepat?
Solusi Ketahanan Pangan, Begini Keseruan Presiden Jokowi Tanam Kelapa Genjah
Respons Jokowi soal TNI Aktif di Kementerian: Belum Mendesak
Pulang Kampung ke Boyolali, Jokowi Bagi-Bagi Sembako dan Amplop
Jokowi Bagikan Bansos ke Warga Bengkayang: Jangan Dibelikan Handphone dan Pulsa
Jokowi Sampai 4 Kali Bicara Kasus Brigadir J Harus Tuntas
Jokowi Resmikan Terminal Kijing, Pembangunannya Telan Biaya Rp2,9 Triliun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini