Tamasya BKKBN: Ribuan Tempat Penitipan Anak Layani Keluarga Indonesia, Terintegrasi SuperApps Sakinah

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menghadirkan 3.730 Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) untuk keluarga Indonesia, kini terintegrasi dalam SuperApps Keluarga Sakinah guna memudahkan akses dan pemantauan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tamasya BKKBN: Ribuan Tempat Penitipan Anak Layani Keluarga Indonesia, Terintegrasi SuperApps Sakinah
Kementerian PPPA mengungkap mayoritas Daycare Ramah Anak Jakarta yang bersertifikat TARA berada di bawah naungan kementerian dan perusahaan. Ini penting untuk pemenuhan hak anak. (AntaraNews)

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) telah menyediakan 3.730 Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang siap melayani keluarga di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi pengasuhan anak usia dini yang terintegrasi, mendukung orang tua dalam menjalankan perannya.

Direktur Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga, Irma Ardiana, dalam sosialisasi di Jakarta, Jumat, mengungkapkan bahwa Tamasya akan segera terintegrasi ke dalam SuperApps Keluarga Sakinah. Integrasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program Tamasya dan menghadirkan manfaat baru bagi keluarga.

SuperApps Keluarga Sakinah, yang juga dikembangkan oleh Kemendukbangga/BKKBN, akan mencakup aplikasi Tamasya. Langkah ini diambil untuk mempermudah pemantauan, validasi data, serta peningkatan jumlah Tamasya di masa mendatang, memastikan layanan yang lebih efisien dan akurat bagi masyarakat.

Peran Tamasya BKKBN dalam Mendukung Keluarga Indonesia

Program Tamasya BKKBN menjadi inovasi penting untuk memperluas akses layanan pengasuhan anak usia dini yang terintegrasi di Indonesia. Dengan 3.730 fasilitas yang tersebar, program ini telah melayani ribuan anak dan orang tua, menyediakan lingkungan pengasuhan yang aman dan edukatif.

Data Kemendukbangga/BKKBN menunjukkan bahwa dari total Tamasya yang terdata, terdapat 9.750 sumber daya manusia pengasuh dan 18.913 anak yang diasuh. Selain itu, program ini juga melibatkan 14.210 orang tua atau wali, menunjukkan cakupan layanan yang luas dan dampak positifnya terhadap keluarga.

Investasi dalam fasilitas penitipan anak seperti Tamasya memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Studi di berbagai negara maju menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas child care dapat meningkatkan partisipasi angkatan kerja perempuan hingga 10 sampai 20 persen, mendukung kemandirian ekonomi keluarga.

Integrasi Tamasya ke SuperApps Keluarga Sakinah

Kemendukbangga/BKKBN sedang mengembangkan SuperApps Keluarga Sakinah, sebuah platform digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang akan mengintegrasikan berbagai layanan keluarga, termasuk Tamasya. Integrasi ini bertujuan untuk mempermudah akses informasi dan layanan bagi keluarga Indonesia.

Irma Ardiana menjelaskan bahwa aplikasi Tamasya yang terintegrasi ke SuperApps Sakinah akan memudahkan pemantauan dan pertambahan jumlah Tamasya. Hal ini juga akan meningkatkan rasio pengasuh anak serta empat layanan Tamasya yang telah dikembangkan dengan sistem data dan informasi sebelumnya.

Saat ini, dari 3.730 Tamasya yang terdata, masih ada 339 data yang terduplikasi. Oleh karena itu, verifikasi dan validasi data oleh tim pendamping keluarga (TPK) dan pusat data BKKBN tingkat provinsi sangat dibutuhkan untuk memastikan akurasi data.

Optimalisasi Data dan Pembelajaran Berkelanjutan Program Tamasya

Melalui Ruang Belajar Tamasya, Kemendukbangga/BKKBN mendorong pembelajaran berkelanjutan yang menjembatani praktik lapangan dengan kebijakan nasional. Ini memastikan bahwa layanan Tamasya selalu relevan dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak serta keluarga.

Integrasi data Tamasya ke SuperApps Sakinah diharapkan dapat memberikan manfaat kebaruan dan memudahkan capaian program. Dengan sistem data dan informasi yang terpadu, pengelolaan dan pengembangan Tamasya akan menjadi lebih efisien dan terarah.

Optimalisasi data dan pemanfaatan teknologi digital melalui SuperApps Keluarga Sakinah akan membantu Kemendukbangga/BKKBN dalam meningkatkan kualitas layanan pengasuhan anak. Ini juga mendukung upaya pemerintah dalam membangun keluarga yang lebih kuat dan sejahtera di seluruh Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi