Setiap jemaah akan mendapatkan jatah 15 kali konsumsi atau sehari 3 kali.
Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan pelaksanaan wukuf di Arafah jatuh pada Sabtu 14 Juni 2024. Sementara, jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan dari Mekkah menuju Arafah sejak Jumat, 13 Juni 2024.
Kepala Seksi Konsumsi PPIH Arab Saudi, Daker Makkah, Beny Hermawan meminta jemaah haji tak perlu khawatir terhadap ketersediaan konsumsi. Sebab tahun ini, setiap jemaah akan mendapatkan jatah 15 kali konsumsi atau sehari 3 kali.
"Jemaah akan mendapatkan 15 kali makan ya, 15 kali makan itu terdiri dari 6 kali makanan siap saji dan 9 kali makanan fresh (baru)," kata Benny di Makkah, Rabu (12/6).
Benny menjelaskan 6 kali makanan disajikan dalam bentuk siap saji. Jemaah akan mendapatkan lauk kemasan yang bisa dihangatkan dengan praktis. Sementara untuk karbohidratnya, nasi akan di masak oleh tim dapur yang juga ada di lokasi.
"Hanya lauknya saja. Jadi nanti itu nasinya tetap dibuat secara fresh di dapur baik itu di Arafah ataupun pada saat di Mina," jelas Beny.
Advertisement
Advertisement
Ada 6 varian lauk siap saji yakni gulai ikan, rendang ayam, ayam saus tiram, rendang daging, rendang daging dengan saus tiram dan ayam asam manis.
Jemaah tidak perlu khawatir karena meski makanan siap saji, menu tetap dalam kondisi hangat karena akan direbus atau dipanaskan selama 5-10 menit oleh petugas catering sebelum dibagikan.
Benny menjelaskan, menu yang disajikan pun beragam. Selain menu makan reguler dan siap saji, jemaah juga akan mendapatkan paket makanan ringan dan buab-buahan.
"Di samping itu juga jemaah mendapatkan 1 kali snack Muzdalifah dan satu kali paket kelengkapan konsumsi" kata Benny.
Adapun paket makanan ringan terdiri dari mi instant kemasan cup, roti, biskuit, kurma, jelly atau cupcake.
Advertisement
Sementara untuk paket minuman akan diberikan jus dan air mineral.
Selain itu, ada paket tambahan kelengkapan konsumsi selama di Arafah dan Mina.
Paket itu yakni kopi 4 saset, teh celup 6 kantong, gula tropicana yang aman untuk diabetes, kecap dan saus mini termasuk gelas dan sendok.
Advertisement
Advertisement
"Memang untuk lansia tidak ada perbedaan karena makanannya juga sudah ramah lansia. Jadi makanan seperti ini juga sudah lunak semua. Makanan daging maupun ayamnya sudah lunak, nasinya juga," ujar Benny.