Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak terima ditegur Satpam, puluhan ojek online datangi Apartemen Green Pramuka

Tak terima ditegur Satpam, puluhan ojek online datangi Apartemen Green Pramuka Ilustrasi ojek online. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Puluhan ojek online ribut dengan petugas keamanan Apartemen Green Pramuka City, Jalan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (21/3). Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, diduga keributan itu karena salah paham.

"Salah paham antara ojol (ojek online) dengan security Green Pramuka," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu saat dikonfirmasi, Rabu (21/3).

Roma menjelaskan, keributan itu bermula saat seorang ojek online tak terima ditegur petugas keamanan. Pasalnya, seorang ojek online itu tengah menunggu penumpang yang tak lain adalah salah satu penghuni apartemen.

"Karena merasa diusir oleh petugas keamanan, driver ojol yang belum diketahui identitasnya itu kemudian memanggil rekan-rekannya. Penghuni apartemen pesen ojol, terus Ojol-nya masuk ke dalam area, ditegur securitynya," katanya.

Dalam kejadian ini, Roma tak merinci apakah ada korban luka-luka terkait kejadian keributan tersebut. Dirinya hanya menyampaikan, aksi keributan sudah dilerai usai petugas Polsek Cempaka Putih mendatangi lokasi.

"Di lokasi sudah bubar dan aman, kasus itu ditangani Polsek Cempaka Putih. Semua masih dalam proses, kita tunggu hasil dari kapolseknya ya," ujarnya.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP