Tak Punya Komorbid, Dokter Muda di RSUD Soetomo Meninggal karena Covid-19
Merdeka.com - Seorang dokter spesialis orthopedi dan traumatologi di RSUD dr Soetomo, Surabaya, dr Sulis Bayusentono, meninggal akibat corona atau Covid-19. Sulis sempat mendapatkan perawatan selama kurang lebih sebulan.
Selain masih berumur muda, dokter Sulis juga dipastikan tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta saat tertular virus corona.
Meninggalnya dokter spesialis tersebut dibenarkan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, dr Sutrisno. Ia mengatakan Sulis meninggal usai dirawat selama sebulan lebih karena corona.
Selama mendapat perawatan, kondisi klinis dokter Sulis diketahui tidak menentu. Terkadang membaik, lalu tiba-tiba memburuk, kemudian membaik dan memburuk lagi hingga akhirnya meninggal dunia.
"Sudah lama sakitnya, kami kehilangan, kami sedih sekali," katanya, Selasa (18/8).
Selama mendapatkan perawatan, dokter Sulis diketahui sudah memakai bantuan ventilator di ruang isolasi khusus. Gejalanya yang makin memberat, membuat nyawa sang dokter pun tak dapat diselamatkan.
Sutrisno menjelaskan, selama ini dokter Sulis secara medis dipastikannya tak memiliki komorbid atau penyakit penyerta lainnya. Apalagi, umurnya pun terbilang masih muda.
Selain bertugas sebagai dokter spesialis orthopedi dan traumatologi, dr Sulis diketahui juga merupakan juga staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya.
"Beliau spesialis orthopedi staf pengajar di FK Unair RSUD dr Soetomo Surabaya," katanya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya