Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak percaya anak bunuh diri, orangtua polisikan pacar korban

Tak percaya anak bunuh diri, orangtua polisikan pacar korban Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Penasaran penyebab kematian anak gadisnya secara tak wajar dengan posisi tergantung di kamar kosannya, membuat Holan Sitompul (46) memutuskan melaporkan pacar anaknya, berinisial CT ke polisi. Keluarga menduga korban tewas akibat dianiaya terlapor.

Kepada petugas, Holan mengungkapkan, kecurigaan tersebut lantaran banyak hal-hal yang mencurigakan. Di antaranya, terdapat banyak luka lebam di mata kiri, tangan, badan, dan paha anaknya, Noviolanda Shellatama (18).

Hal itu diketahui ketika keluarga melihat jasad korban saat masih berada di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Sumsel.

"Tidak mungkin anak saya gantung diri, pasti dianiaya, karena lebam-lebam badannya," ungkap Holan saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Selasa (27/12).

Selain itu, kata dia, dari informasi yang didapat, warga sekitar sempat menyaksikan korban dipukuli terlapor beberapa saat sebelum anaknya ditemukan tewas tergantung. Seorang satpam juga menyebutkan melihat korban dan terlapor saling kejar-kejaran.

"Kalau begini ceritanya, saya curiga anak saya dianiaya, bukan gantung diri," ujarnya.

Diketahui, jasad korban ditemukan warga tergantung di kamar kosnya di Jalan Mayor Salim Batubara, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, Palembang, Selasa (13/12) malam. Korban diketahui baru beberapa minggu menyewa tempat itu. Untuk mengungkap penyebab kematiannya, jasad korban dibawa ke rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengungkapkan, pihaknya akan memproses kasus ini dengan memanggil terlapor dan mencari hasil visum dokter terkait penyebab kematiannya.

"Segera kita tindaklanjuti, terlapor akan dipanggil. Kita belum tahu kemungkinannya," tukasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP