Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak hanya sumur ambles, rumah warga Puncu mulai muncul retakan

Tak hanya sumur ambles, rumah warga Puncu mulai muncul retakan Retakan di rumah Warga Puncu, Kediri. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Fenomena sumur ambles di Desa Manggis, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri merembet ke rumah warga. Setelah ratusan sumur ambles dan mulai keruh kini rumah warga sudah mulai ada yang retak.

Salah satunya di rumah Sunarti, warga Dusun Nanas, Desa Manggis. Sedikitnya tiga titik dinding rumahnya retak diduga akibat dampak dari sumurnya yang mengalami ambles.

Dinding rumah yang retak tersebut tidak jauh dari lokasi sumur yang ada di dalam rumah, dinding diatas pintu samping rumah hingga tembus kamar.

Menurut Sunarti, sumurnya mengalami ambles, satu minggu yang lalu. Saat kajdian amblesnya sumur, sempat terdengar suara gemuruh di belakang rumah.

"Waktu itu, pukul 02.00 WIB saya mendengar ada suara gemuruh dari dalam sumur. Saya langsung membangunkan keluarga. Di dalam sumur air bercampur lumpur naik dan dinding sumur runtuh. Lubangnya ke arah selatan, sehingga pondasi rumah ini menggantung," cerita Sunarti, Minggu (29/4).

Karena kondisi yang mengkuatirkan tersebut, oleh Sunarti sumur langsung ditimbun menggunakan tanah. Sedikitnya tiga truk tanah dimasukkan. Tetapi, airnya naik kembali hampir mencapai bibir sumur.

Dampak amblesnya sumur hingga dinding rumahnya yang mulai retak, dirinya kuatir apabila kondisi tersebut mengancam rumahnya.

“Kami sekeluarga tidak berani tidau di kamar , kami tidur di ruang tamu lantai atas dengan harapan apabila terjadi sesuatu bisa segera keluar untuk menyelamatkan diri," ungkapnya.

Selain rumah Sunarti, retakan di dinding juga terjadi di rumah Marsimin, juga warga Dusun Nanas. Retakan dinding rumah Marsimin berada di ruang belakang sekitar 7 meter dari lokasi sumurnya yang ambles.

Sementara sumurnya kini sudah ditimbun menggunakan tanah dengan maksud supaya tidak mencelakai. "Seperti ini dinding-dinding menjadi retak. Dan retakannya semakin memanjang. Kami khawatir retakan ini semakin parah. Oleh karena itu, begitu sumur mulai ambles dan dindingnya longsor, saya langsung menutupnya," kata Marsimin.

Menurut cerita Marsimin, kejajdian serupa pernah terjadi, tahun 1975 silam. Saat itu, sumurnya tertelak tepat di belakang dapur bersebelahan dengan kamar mandi. Sumur itu ambles dan sebagian bangunan kamar mandi ikut terperosok ke lubang sumur.

Sementara itu, jumlah sumur yang ambles di Desa Manggis ini terus bertambah. Data Pemerintah desa setempat, jumlah sumur ambles sudah mencapai 152 dan 117 mengalami keruh sebagai tanda akan ikut ambles.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP