Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak dipinjami sepeda motor, Syamsir hajar anak tiri sampai babak belur

Tak dipinjami sepeda motor, Syamsir hajar anak tiri sampai babak belur Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Syamsir (39), warga Jalan Sultan Sulaiman, Samarinda, Kalimantan Timur, meringkuk di penjara, usai mengamuk dan memukuli anak tirinya, Taufiq (20). Gara-garanya sepele, Syamsir naik pitam lantaran dia tidak dipinjami sepeda motor korban.

"Kita amankan bersangkutan (Syamsir) di rumahnya Kamis malam kemarin," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Jumat (2/11) malam.

Purwanto menerangkan, peristiwa itu terjadi Kamis (1/11) sekira pukul 16.00 Wita. Lantaran ada keperluan, Syamsir berencana pergi ke kota, dan meminjam sepeda motor Taufiq.

"Tapi, korban (Taufiq) ini, ada tidak memberikan motornya, karena dia ada keperluan lain. Terjadilah cekcok," ujar Purwanto.

Syamsir, yang memang kesehariannya berperilaku tempramental, pun jadi semakin naik pitam. Emosinya tidak terkontrol, dan lantas mengamuk dan memukuli anak tirinya itu.

"Pelaku ini memukuli anak tirinya pakai tangan kosong, dan korban mengalami memar di kepala, pipi kiri dan dada," ujar Purwanto.

Sambil merintih kesakitan, Taufiq kabur keluar rumah, menuju Polsek Samarinda Kota. Memperkuat laporannya, kepolisian melakukan visum atas memar yang dialami korban.

"Jadi kita amankan pelaku malam hari kemarin, kita bawa ke kantor, dan kita lakukan penahanan bersangkutan di kantor (Polsek Samarinda Kota)," demikian Purwanto.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP