Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ada penyesalan, Gayatri dan Doni tertawa usai membunuh bayi

Tak ada penyesalan, Gayatri dan Doni tertawa usai membunuh bayi Orang tua di Samarinda bunuh bayi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Gayatri (25) mendekam di sel tahanan Mapolresta Samarinda. Dia bersama suami sirinya, Doni (23) menjadi tersangka pembunuhan bayi laki-lakinya berinisial MMP yang masih usia 9 bulan.

Saat ditemui merdeka.com, sekilas tidak terlihat adanya kesedihan di wajah Gayatri usai kematian anaknya itu. Bahkan dia sempat tertawa saat ditanya wartawan.

Gayatri menikah siri dengan Doni Bulan Agustus 2017. Itu pun tanpa restu dari suami sahnya, Hasmian Noor, yang kini mendekam di penjara gara-gara kasus pil koplo atau dobel L.

Setali tiga uang, jawaban yang diberikan Gayatri kompak dengan Doni. Dia berdalih luka-luka di badan bayinya akibar alergi. Bahkan soal daging lengan anaknya yang kroak.

"Dia itu alergi sejak umur dua bulan. Awalnya di tangannya itu bengkak radang. Tumbuh benjolan, dan cairan. Lama-lama dagingnya terbuka. Pernah diperiksa ke dokter, dikasih obat-obatan," kata Gayatri saat ditemui di Mapolsekta Samarinda Ilir, Jalan Bhayangkara, Minggu (4/2), sekira pukul 15.05 WITA.

Gayatri menyebut luka di dada dan punggung anaknya akibat alergi. Meski terlihat luka bekas sundutan rokok. Bicara soal bekas gigitan, Gayatri mengakui menggigit buah hatinya itu.

"Saya gregetan aja. Saya gigit di kaki aja kok. Gregetan karena dia kan sudah mulai berjalan. Kalau bekas sundutan rokok, saya tidak tahu itu," kilah Gayatri yang kini sedang hamil.

orang tua di samarinda bunuh bayi

Gayatri juga membantah, dia dan Doni pernah memukuli anaknya. Selain itu, dia juga menepis bayinya kerap menangis. Padahal, teman kerja Doni satu mes, kerap mendengar sang bayi malang itu menangis seperti sedang merintih kesakitan.

"Lagi pula begitu meninggal baru muncul semua biru-biru di badannya. Anak saya itu jarang menangis. Saya tidak akan mau bela dia (Doni) kalau dia salah," sebut Gayatri sambil tertawa.

Sebelum Gayatri, wartawan lebih dulu menanyai Doni. Dia mengaku menikahi Gayatri secara siri. Gayatri diketahui sudah dikaruniai empat anak.

"Saya juga sudah menikah dengan istri saya di Tenggarong (di Kutai Kartanegara), secara siri, dan punya 1 anak," sebut Doni tanpa wajah penyesalan.

Doni bersikukuh, luka-luka dan lebam di badan MMP hanya karena alergi susu dan kulit sejak usia 1-2 bulan. "Saya merokok. Tapi tidak pernah merokok dalam kamar. Soal sundutan rokok itu, saya tidak tahu," kilahnya.

Doni juga menepis, dia pernah menggigit bayi kandung Gayatri. "Saya cuma pernah menampar (bayi MMP) saja. Itu pun tidak keras. Saya terukur kok kalau lagi bercanda," tutupnya.

Diketahuin kasus itu terbongkar, setelah polisi mendapat kabar, bayi meninggal diduga tidak wajar, Kamis (1/2) malam lalu. Setelah dicek, ternyata benar dan kondisi bayi itu sangat mengenaskan. Ditemukan banyak luka lebam, luka diduga sundutan rokok, dan juga bekas gigitan. Bahkan, daging lengan kanan bayi malang itu koyak diduga bekas gigitan.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP