Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ada komunikasi,anggota DPR Wenny Haryanto terancam di-PAW Golkar

Tak ada komunikasi,anggota DPR Wenny Haryanto terancam di-PAW Golkar Wenny Haryanto. ©2015 Merdeka.com/dpr.go.id

Merdeka.com - Anggota DPR dari Partai Golkar Wenny Haryanto dituding tak pernah berkoordinasi saat reses. Oleh karenanya Wenny terancam terkena Pergantian Antar Waktu (PAW).

Bahkan DPD Partai Golkar Kota Depok pun sudah melayangkan surat bernomor 29/DPD/GOLKAR/XI/2016 kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Depok, Dindin Syafrudin mengatakan, selama ini Wenny yang merupakan anggota DPR dari dapil Jabar XI (Kota Depok dan Kota Bekasi) tidak ada koordinasi dengan DPD Depok.

Padahal, kata dia, Depok adalah tuan rumah dari dapilnya. Dia berharap Wenny berkoordinasi, dan melibatkan pengurus DPD Partai Golkar Depok.

"Bu Wenny berangkat dari Kota Depok dan Bekasi, pemilik suaranya warga sana. Ada pemimpin wilayahnya, jadi harus dilibatkan minimal koordinasi," kata Dindin, Selasa (29/11).

Menurutnya, koordinasi diperlukan untuk mensinergikan program yang bersangkutan dengan program DPD Partai Golkar Kota Depok. Dia menekankan pentingnya keutuhan partai dan tidak mengedepankan kepentingan pribadi.

"Agar marwah partai terlihat dan menjadikan Golkar lebih besar lagi," ucapnya.

Tidak lancarnya komunikasi antara Wenny Haryanto dengan DPD Partai Golkar terlihat saat Musdalub beberapa waktu lalu. Hadir dalam musdalub, Ketum Golkar Setya Novanto, namun Wenny tidak hadir tanpa alasan.

"Diundang, tapi tidak datang," ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Dindin, tidak lancarnya komunikasi antara Wenny dengan DPD Partai Golkar Kota Depok sudah lama terjadi. Namun ketua DPD Partai Golkar Depok sebelumnya, Babai Suhaemi dapat menghandle sendiri.

"Sudah lama, tapi dulu Pak Babai bisa handle sendiri," ungkapnya.

Surat usulan PAW dilayangkan ke DPD Provinsi Jabar pada 12 November 2016. Selanjutnya dari DPD ke DPP sudah dilayangkan pekan lalu. Tinggal menunggu keputusan akan surat usulan tersebut.

"Soal PAW keputusan DPP itu, kami hanya mengajukan," tutup Dindin. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP