Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa kehadiran Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) Kampus Banyuwangi telah membawa dampak positif yang signifikan. Program studi ini tidak hanya mengungkit sumber daya manusia di sektor peternakan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Melalui pendampingan aktif yang dilakukan oleh para mahasiswa kepada peternak, hasil ternak di Banyuwangi dilaporkan mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan kontribusi nyata dari pendidikan tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat setempat, khususnya di bidang peternakan.
Saat ini, Prodi Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwangi yang sebelumnya terakreditasi "Baik Sekali" pada tahun 2023, tengah menjalani proses re-akreditasi. Tujuannya adalah untuk meraih predikat "Akreditasi Unggul", level tertinggi dalam sistem akreditasi perguruan tinggi di Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Dampak Positif dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kehadiran Prodi Kedokteran Hewan Unair Banyuwangi telah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi sektor peternakan di daerah tersebut. Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa program studi ini berperan penting sebagai pengungkit sumber daya manusia. Ini membantu meningkatkan kualitas dan kapasitas para pelaku usaha di bidang peternakan.
Lebih dari itu, Prodi Kedokteran Hewan Unair Banyuwangi juga berhasil menggerakkan roda ekonomi rakyat. Salah satu caranya adalah melalui program pendampingan intensif yang dilakukan oleh para mahasiswa. Mereka secara langsung berinteraksi dengan peternak lokal.
Pendampingan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan hewan, manajemen ternak, hingga peningkatan produktivitas. Hasilnya, para peternak di Banyuwangi mampu meningkatkan hasil ternak mereka secara signifikan. Kondisi ini secara langsung berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Advertisement
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendukung kolaborasi ini. Dukungan tersebut bertujuan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor peternakan.
Advertisement
Menuju Akreditasi Unggul: Standar Kualitas Tinggi
Prodi Kedokteran Hewan FIKKIA Unair Banyuwangi saat ini sedang berupaya meningkatkan akreditasinya. Setelah meraih predikat "Baik Sekali" pada tahun 2023, kini mereka membidik akreditasi "Unggul". Predikat "Unggul" merupakan level tertinggi yang hanya bisa diraih oleh perguruan tinggi yang telah memenuhi semua standar mutu.
Persyaratan untuk meraih predikat "Unggul" sangat ketat dan komprehensif. Ini meliputi kualitas kurikulum yang relevan dan mutakhir, kompetensi dosen yang mumpuni, serta luaran program studi yang berkualitas. Luaran ini mencakup lulusan yang siap kerja dan mampu berkontribusi nyata di masyarakat.
Untuk menilai kelayakan ini, tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) telah melakukan asesmen lapangan. Tim asesor terdiri dari pakar-pakar ternama, yaitu Prof. Dr. Yusuf Ridwan dari IPB, Prof. Dr. Joko Prastowo dari Universitas Gadjah Mada, dan Dr. Hapsari Mahatmi dari Universitas Udayana.
Advertisement
Asesmen ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 8 hingga 12 September 2025, di kampus FIKKIA Unair Banyuwangi. Proses ini akan mengevaluasi secara mendalam seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan di Prodi Kedokteran Hewan, memastikan kesesuaian dengan standar akreditasi "Unggul".
Sumber: AntaraNews