Tahukah Anda? PMM Universitas Jayabaya Perkuat Kolaborasi Global di Thailand, Tingkatkan Riset Internasional

Program Studi Magister Manajemen (PMM) Universitas Jayabaya memperkuat Kolaborasi Global dengan berpartisipasi dalam seminar internasional di Thailand dan menjalin kerja sama riset. Apa dampaknya bagi pendidikan tinggi Indonesia?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? PMM Universitas Jayabaya Perkuat Kolaborasi Global di Thailand, Tingkatkan Riset Internasional
Program Studi Magister Manajemen (PMM) Universitas Jayabaya memperkuat Kolaborasi Global dengan berpartisipasi dalam seminar internasional di Thailand dan menjalin kerja sama riset. Apa dampaknya bagi pendidikan tinggi Indonesia? (AntaraNews)

Program Studi Magister Manajemen (PMM) Universitas Jayabaya Jakarta baru-baru ini memperkuat jejaknya di kancah internasional. Mereka berpartisipasi aktif dalam sebuah seminar internasional bergengsi yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Kolaborasi ini terwujud berkat kerja sama strategis dengan Rajamangala University of Technology Krungthep.

Keikutsertaan PMM Universitas Jayabaya dalam acara bertema "Global Challenges in Management and Business Environment" ini bukan tanpa alasan. Langkah tersebut merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia. Kebijakan ini tertuang dalam Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 yang mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat jejaring global.

Musa Alkhadim Alhabshy, Ketua PMM Universitas Jayabaya, menegaskan komitmen institusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan global. Ia menyatakan bahwa kegiatan internasional seperti seminar ini menjadi bagian penting dari upaya universitas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang berorientasi tidak hanya lokal, tetapi juga global.

Partisipasi PMM Universitas Jayabaya dalam seminar internasional di Bangkok merupakan implementasi langsung dari arahan pemerintah. Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 secara jelas menggariskan pentingnya perguruan tinggi Indonesia untuk memperkuat jejaring internasional. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi riset dan pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

Musa Alkhadim Alhabshy menjelaskan bahwa Universitas Jayabaya senantiasa mendukung kebijakan tersebut. "Universitas Jayabaya selalu berkomitmen untuk mendukung kebijakan ini, dan kegiatan internasional seperti seminar ini merupakan bagian dari usaha kami untuk memperkuat peran universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan global," ujarnya.

Komitmen ini tidak hanya berhenti pada partisipasi, tetapi juga mencerminkan visi universitas. PMM Jayabaya berupaya menjadikan institusinya sebagai pilihan utama bagi mahasiswa yang bercita-cita berkarir di lingkungan bisnis internasional. Kolaborasi global ini menjadi fondasi penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memperluas jaringan akademik PMM Universitas Jayabaya ke seluruh dunia. Ini juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di kancah global. PMM Jayabaya terus berinovasi dalam memperkaya pengalaman akademik mahasiswanya.

Selain partisipasi seminar, PMM Universitas Jayabaya juga menjalin kerja sama signifikan dalam pengembangan jurnal ilmiah. Kolaborasi ini dilakukan bersama Rajamangala University of Technology Krungthep. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi terhadap riset internasional dan meningkatkan kualitas publikasi akademik.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam dunia akademik. Ini termasuk pertukaran artikel ilmiah antar kedua institusi. Selain itu, ada juga rencana untuk publikasi bersama yang diharapkan dapat meningkatkan bobot riset. Penyelenggaraan konferensi internasional juga menjadi bagian dari agenda kolaborasi ini.

Musa Alkhadim Alhabshy mengungkapkan harapannya terkait kerja sama ini. "Melalui kerja sama ini, kami berharap bisa memperkuat kualitas riset kami, serta membuka kesempatan bagi para dosen dan mahasiswa untuk berkolaborasi dalam publikasi ilmiah internasional yang memiliki pengaruh luas," ucapnya.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan pengakuan akademik PMM Universitas Jayabaya di tingkat global. Dengan demikian, kualitas riset yang dihasilkan dapat memberikan dampak yang lebih luas. Kolaborasi ini juga membuka pintu bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam proyek-proyek riset berskala internasional.

Ferdian Arie Bowo, Sekretaris PMM Universitas Jayabaya, menyoroti pentingnya kompetensi internasional. Menurutnya, ini adalah faktor kunci dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan bisnis global yang semakin kompleks. Dunia usaha saat ini menuntut lebih dari sekadar pengetahuan manajerial lokal.

Melalui partisipasi dalam seminar internasional dan kerja sama yang terjalin, PMM Jayabaya berharap dapat memberikan kontribusi nyata. Kontribusi ini berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di bidang manajemen. Mahasiswa diharapkan mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai dinamika bisnis global.

Ferdian Arie Bowo menambahkan bahwa fokus PMM Jayabaya tidak hanya pada pengetahuan manajerial. "Selain memberikan pengetahuan manajerial yang kuat, kami juga fokus pada pengembangan kemampuan lintas budaya dan adaptasi, yang sangat penting di pasar global," kata dia.

Pengembangan kemampuan lintas budaya dan adaptasi menjadi esensial bagi lulusan. Hal ini membekali mereka agar siap bersaing dan sukses di pasar global yang dinamis. Dengan demikian, PMM Universitas Jayabaya berupaya mencetak pemimpin bisnis yang mampu beradaptasi dan berinovasi di kancah internasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi