Tahukah Anda? Peserta Tes Kemampuan Akademik Tembus 2,3 Juta, Kemendikdasmen Gelar Simulasi Intensif
Jumlah peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) terus melonjak, mencapai 2,3 juta. Kemendikdasmen menggelar simulasi untuk bantu siswa hadapi TKA yang pendaftarannya tutup 5 Oktober 2025.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) baru-baru ini menggelar simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Jakarta pada 7 September. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah diseminasi informasi penting, mengingat jumlah peserta tes tersebut terus mengalami peningkatan signifikan. Inisiatif ini merupakan respons terhadap antusiasme tinggi dari para peserta didik yang akan menghadapi seleksi penting ini.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi yang terjalin baik antar berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi ini sangat terasa khususnya di wilayah Jawa Timur, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendukung pendidikan. Dukungan ini krusial untuk memastikan informasi penting tersampaikan secara luas.
Anang Ristanto menekankan bahwa visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” tidak akan terlaksana tanpa dukungan dan kolaborasi dari semua pihak. Ia mendorong para peserta simulasi untuk menyebarkan informasi yang didapat kepada keluarga dan teman-teman mereka. Hal ini bertujuan agar informasi kementerian tidak hanya terbatas pada komunitas tertentu, melainkan dapat teramplifikasi secara luas hingga ke pelosok tanah air.
Antusiasme Peserta dan Dukungan Kemendikdasmen
Anang Ristanto mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pendaftar Tes Kemampuan Akademik (TKA) telah mencapai angka yang fantastis, yakni 2,3 juta peserta didik. Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 460 ribu peserta didik telah memilih mata pelajaran pilihan mereka. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya TKA bagi masa depan pendidikan para siswa.
Pada kesempatan yang sama, Anang juga mengingatkan seluruh calon peserta bahwa pendaftaran TKA akan ditutup pada tanggal 5 Oktober 2025. Batas waktu ini penting untuk diperhatikan agar tidak ada peserta yang tertinggal dalam proses pendaftaran. Informasi ini disampaikan untuk memastikan semua pihak memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.
Untuk membantu para peserta didik mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik, Kemendikdasmen menyediakan fasilitas pelatihan soal gratis. Peserta dapat mengakses latihan soal melalui platform “Ayo Coba TKA” yang tersedia di laman resmi https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/. Sumber daya ini diharapkan dapat sangat membantu siswa dalam mengukur kemampuan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
Manfaat Simulasi dan Persiapan Menuju TKA
Salah satu peserta simulasi, Tegar Adiluhur, berbagi pengalamannya mengenai manfaat acara tersebut. Ia mengakui bahwa sebelum mengikuti simulasi, informasi mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang pernah ia baca masih membuatnya bingung. “Sebelum ikut ini, informasi tentang TKA sudah pernah saya baca namun saya masih bingung. Di sini, saya tahu informasi lebih detil,” kata Tegar, menunjukkan betapa pentingnya penjelasan langsung.
Tegar Adiluhur menilai bahwa peserta didik yang akan mengikuti TKA tahun ini harus mempersiapkan diri dengan giat. Menurutnya, hasil tes ini sangat berpengaruh dalam menentukan jenjang pendidikan berikutnya bagi para siswa. Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi kunci utama untuk meraih hasil terbaik.
Lebih lanjut, Tegar juga telah mencoba latihan soal yang disediakan secara daring. Ia merasa bahwa latihan tersebut sangat membantu dalam persiapannya menghadapi Tes Kemampuan Akademik. “Saya juga sudah mencoba latihan soalnya, sangat membantu saya untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA yang tinggal sebulan,” ujarnya, menekankan efektivitas sumber daya yang diberikan Kemendikdasmen.
Kolaborasi Lintas Sektor Demi Pendidikan Bermutu
Kegiatan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini dihadiri oleh lebih dari 500 orang perwakilan dari berbagai unsur. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pendidikan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penyebaran informasi dan persiapan peserta.
Peserta yang hadir meliputi perwakilan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Sidina Community, Komunitas Kami Pengajar, serta Patriot Pelajar Mahasiswa.
Dukungan juga datang dari organisasi pelajar dan guru seperti Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama Kota Surabaya, Ikatan Pelajar Putri Nadhlatul Ulama Kota Surabaya, Organisasi Siswa Intra Sekolah Kota Surabaya, Forum Guru Muhammadiyah Kota Surabaya, serta Persatuan Guru Nadhlatul Ulama Kota Surabaya. Kehadiran beragam pemangku kepentingan ini memperkuat upaya Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Sumber: AntaraNews