Tahukah Anda? Lewat Kampanye Literasi Sulut, Siswa Madrasah MAN Model 1 Manado Diajak Jadi Generasi Emas 2045
Ikatan Putra Putri Literasi Sulut menggelar Kampanye Literasi Sulut di MAN Model 1 Manado, membekali siswa dengan semangat membaca dan menulis demi membentuk generasi emas 2045. Apa saja yang mereka dapatkan?
Ikatan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (Sulut) baru-baru ini menggelar kegiatan kampanye literasi. Mereka menyasar siswa-siswi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model 1 Manado. Tujuannya adalah menumbuhkan semangat membaca dan menulis sejak dini.
Kampanye inspiratif ini dilaksanakan pada hari Selasa, 7 Oktober, di lingkungan MAN Model 1 Manado. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus Ikatan Putra Putri Literasi Sulut dan Perkumpulan Literasi Sulut. Kegiatan ini bertujuan memperkuat fondasi literasi di kalangan pelajar.
Pembina Ikatan Putra-Putri Literasi Sulut, Faradila Bachmid, menekankan pentingnya literasi bagi generasi muda. Kemampuan literasi yang mumpuni diharapkan dapat membentuk generasi emas 2045. Ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Pentingnya Literasi untuk Generasi Emas
Faradila Bachmid, Pembina Ikatan Putra-Putri Literasi Sulut, menjelaskan urgensi gerakan ini. Menurutnya, literasi merupakan langkah taktis dalam memberikan semangat dan pengetahuan. Hal ini sangat krusial bagi pengembangan generasi muda di Sulawesi Utara.
Dia juga menyoroti dampak positif dari kemampuan literasi yang kuat. Literasi yang mumpuni akan membawa pengaruh baik bagi pembentukan generasi emas 2045. Ini adalah visi besar untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah.
“Karena dengan membaca buku yang berkualitas menjadikan perilaku manusia menjadi lebih baik, adaptif, kreatif, dan inovatif,” ujar Faradila. Pernyataan ini menegaskan bahwa literasi tidak hanya tentang membaca. Lebih dari itu, literasi membentuk karakter dan kemampuan beradaptasi.
Literasi menjadi elemen penting dalam kehidupan, tidak hanya sekadar membaca dan menulis buku. Kemampuan ini mencakup pemahaman, analisis, dan penerapan informasi. Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala MAN Model 1 Manado bidang Kurikulum, Taufik Budiraharja.
Donasi Buku dan Sesi Menulis Imajinatif
Selain kampanye verbal, kegiatan ini juga diisi dengan aksi nyata. Perkumpulan Literasi Sulut berkolaborasi dengan Ikatan Putra Putri Literasi Sulut. Mereka mendonasikan satu rak buku dan sejumlah koleksi buku baru.
Donasi tersebut diserahkan langsung kepada MAN Model 1 Manado untuk memperkaya perpustakaan sekolah. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan akses siswa terhadap bahan bacaan berkualitas. Tujuannya adalah memupuk minat baca di kalangan pelajar madrasah.
Puncak acara adalah sesi menulis imajinatif yang diikuti oleh 45 siswa. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menuangkan ide-ide mereka. Mereka diminta untuk menuliskan gagasan dalam bentuk tulisan singkat.
Beberapa karya tulisan terbaik mendapatkan apresiasi langsung. Penghargaan ini diberikan oleh pengurus Ikatan Putra-Putri Literasi Sulut. Ini menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi menulis mereka.
Apresiasi dari Pihak Madrasah
Kepala MAN Model 1 Manado, Anis R Toma, menyampaikan apresiasi mendalam atas kegiatan ini. Pihak madrasah menyambut baik kolaborasi dengan Ikatan Putra Putri Literasi Sulut. Mereka berharap kegiatan ini dapat menginspirasi murid untuk mencintai literasi sejak dini.
“Semoga gerakan ini menjadi langkah nyata dalam melahirkan generasi madrasah yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” kata Anis R Toma. Pernyataan ini menunjukkan dukungan penuh sekolah terhadap inisiatif literasi.
Wakil Kepala MAN Model 1 Manado bidang Kurikulum, Taufik Budiraharja, juga mengucapkan terima kasih. Ia merasa terhormat madrasahnya dipilih sebagai lokasi kampanye literasi. Menurutnya, kegiatan ini memberikan khasanah pengetahuan baru bagi generasi muda.
Taufik menekankan bahwa literasi adalah elemen penting dalam kehidupan. Lebih dari sekadar membaca dan menulis, literasi membentuk pola pikir kritis. Ini adalah bekal berharga bagi siswa dalam menghadapi tantangan masa depan.
Sumber: AntaraNews