Tahukah Anda? Gubernur Pramono Resmikan Gereja Katolik Paroki Lubang Buaya, Beri Perhatian Khusus Atasi Banjir

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Gereja Katolik Paroki Lubang Buaya, memastikan tempat ibadah umat Nasrani ini mendapat perhatian khusus pemerintah, termasuk solusi banjir.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Gubernur Pramono Resmikan Gereja Katolik Paroki Lubang Buaya, Beri Perhatian Khusus Atasi Banjir
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Gereja Katolik Paroki Lubang Buaya, memastikan tempat ibadah umat Nasrani ini mendapat perhatian khusus pemerintah, termasuk solusi banjir. (Merdeka.com)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka Gereja Katolik Paroki Lubang Buaya di Jakarta Timur pada hari Minggu. Peresmian ini menandai babak baru bagi umat Nasrani setempat untuk beribadah dengan fasilitas yang memadai.

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Pramono, yang menyampaikan harapannya agar gereja ini dapat menjadi pusat kegiatan rohani. Beliau juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah terhadap rumah ibadah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Pramono turut memberikan perhatian khusus terhadap masalah banjir yang kerap melanda area gereja. Ia berjanji akan menindaklanjuti keluhan tersebut bersama jajaran terkait.

Harapan dan Komitmen Gubernur untuk Umat

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung mengungkapkan rasa syukurnya dapat meresmikan Gereja Kalvari, Paroki Lubang Buaya. Ia berharap gereja ini akan menjadi tempat yang nyaman dan damai bagi umatnya untuk beribadah.

Pramono menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung kegiatan keagamaan di Jakarta. Perhatian ini diharapkan dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama di ibu kota.

"Hari ini saya diberikan kesempatan untuk meresmikan gereja Kalvari, Paroki, Lubang Buaya. Ini sungguh luar biasa,” kata Gubernur Pramono, menunjukkan antusiasmenya. Beliau menekankan pentingnya peran rumah ibadah dalam kehidupan masyarakat.

Solusi Banjir dan Apresiasi dari Paroki

Menanggapi keluhan terkait banjir yang sering melanda kawasan gereja, Gubernur Pramono berjanji akan segera mengambil tindakan. Ia akan meminta Wali Kota dan Dinas Sumber Daya Air untuk mencari solusi pencegahan yang efektif.

Upaya pencegahan banjir ini akan dilakukan secara bertahap, dengan memastikan tidak mengganggu aktivitas ibadah gereja. Fokus utama adalah pada perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan.

Kepala Paroki Kalvari, Romo Johan Ferdinand, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Pramono Anung atas kehadiran dan perhatiannya. Romo Johan juga berterima kasih atas bantuan materi yang telah diterima gereja dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kami juga apresiasi Gubernur yang menyatakan gereja ini akan terus mendapat perhatian dan mendapat bantuan materi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Romo Johan. Dukungan ini sangat berarti bagi kelangsungan operasional dan pemeliharaan gereja.

Sejarah Perizinan dan Pembangunan Gereja

Proses pembangunan Gereja Katolik Kalvari ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) secara definitif.

Izin pendirian tersebut diberikan pada tanggal 21 Desember 2021, saat Gubernur DKI Jakarta masih dijabat oleh Anies Rasyid Baswedan. Ini menunjukkan adanya kesinambungan dukungan dari pemerintah provinsi.

Setelah IMB diterbitkan, pembangunan gereja dapat segera dilaksanakan. Pembangunan ini akhirnya rampung dan diresmikan pada Minggu ini, menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi