Anggota Komisi V DPR RI, Saadiah Uluputty, secara tegas menyatakan bahwa sanitasi yang baik merupakan elemen krusial bagi kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks dukungan terhadap pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di berbagai daerah. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup.
Saadiah menekankan bahwa pembangunan MCK mencakup aspek kesehatan, kebersihan, dan martabat manusia. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi keluarga. Oleh karena itu, fasilitas sanitasi yang memadai menjadi investasi penting untuk masa depan bangsa.
Sebagai bentuk komitmen, Saadiah Uluputty turut serta dalam peletakan batu pertama pembangunan MCK. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Namaelo, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, pada Kamis (17/10) lalu. Program ini merupakan bagian dari Sanimas (sanitasi berbasis masyarakat) yang menjadi aspirasi Komisi V DPR RI.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Sanitasi dalam Pembangunan Manusia
Menurut Saadiah, pembangunan fasilitas MCK bukan sekadar infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, proyek ini menyentuh aspek penting kehidupan masyarakat. Aspek tersebut meliputi kesehatan, kebersihan, dan martabat manusia secara menyeluruh.
Ketersediaan sanitasi yang baik akan berdampak langsung pada kualitas hidup. Lingkungan yang bersih dan sehat menjadi pondasi utama. Ini juga mendukung terbentuknya keluarga yang nyaman dan produktif.
Saadiah menegaskan, "Pembangunan fasilitas MCK ini bukan hanya soal bangunan, tetapi tentang bagaimana masyarakat hidup lebih sehat, lingkungan lebih bersih, dan keluarga lebih nyaman." Pernyataan ini menggarisbawahi dampak luas dari investasi sanitasi.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Melalui Program Sanimas
Program Sanimas menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan masyarakat daerah. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan permukiman yang sehat dan berkelanjutan. Ini juga merupakan bagian dari aspirasi Saadiah di Komisi V DPR RI.
Peletakan batu pertama pembangunan MCK dilaksanakan di Kelurahan Namaelo. Lokasi ini berada di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut merupakan hasil kemitraan dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Acara peletakan batu pertama turut dihadiri oleh berbagai pihak. Hadir Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok penerima manfaat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap program sanitasi yang baik ini.
Advertisement
Saadiah menyatakan, "Melalui program aspirasi ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Maluku, khususnya di Kelurahan Namaelo, mendapatkan akses terhadap sanitasi yang layak karena kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah fondasi dari pembangunan manusia." Akses sanitasi yang layak adalah hak dasar.
Advertisement
Menjaga Amanah untuk Masa Depan
Saadiah berharap pembangunan MCK melalui program Sanimas ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Maluku Tengah. Ini juga diharapkan memperkuat kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.
Fasilitas yang dibangun harus dipelihara dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat. Peran aktif warga sangat dibutuhkan. Hal ini demi keberlanjutan manfaat jangka panjang dari program sanitasi yang baik ini.
Saadiah berpesan, "Mari kita jaga bersama fasilitas yang akan dibangun, kita rawat, dan kita manfaatkan sebaik-baiknya karena setiap pembangunan yang hadir di tengah masyarakat adalah amanah, dan amanah itu harus kita pelihara demi masa depan generasi kita." Pesan ini menekankan tanggung jawab kolektif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews