Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua menegaskan komitmennya. Mereka menyiapkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) profesional dan berkarakter. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan orientasi di Jayapura.
Orientasi krusial ini diikuti oleh 171 peserta dari 29 kabupaten/kota se-Papua Raya. Acara penting tersebut diselenggarakan di Asrama Haji Kemenag Papua. Tujuannya adalah memastikan setiap PPPK siap mengabdi dengan integritas tinggi.
Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua, Tony D. Sahertian, memberikan penjelasan. Ia menyatakan orientasi ini bukan sekadar kewajiban administrasi. Lebih dari itu, ini adalah proses membentuk etika pengabdian kepada negara.
Advertisement
Advertisement
Membangun Integritas dan Etika Pengabdian PPPK Kemenag Papua
Tony D. Sahertian menekankan bahwa masa kerja lima tahun yang diberikan kepada PPPK adalah amanah besar. Ini merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dijaga. Kinerja, perilaku, dan disiplin yang baik sangat penting di setiap satuan kerja.
"Pada Selasa (21/10), kami menggelar orientasi yang diikuti oleh 171 peserta dari 29 kabupaten/kota se-Papua Raya bertempat di Asrama Haji Kemenag Papua," kata Tony. Ia berharap peserta tidak hanya menganggap kegiatan ini sebagai formalitas.
Para peserta diharapkan menjalani orientasi dengan sungguh-sungguh. Tujuannya agar karakter ASN yang berintegritas dapat terbentuk secara optimal. Ini penting untuk pelayanan publik yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Advertisement
Periode lima tahun bukanlah waktu yang singkat bagi para PPPK. Mereka wajib menggunakan kesempatan ini untuk menunjukkan dedikasi dan kualitas pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kesempatan ini juga menjadi ajang pembuktian komitmen mereka.
Amanah ini menuntut tanggung jawab penuh dari setiap individu PPPK. Mereka harus mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai yang didapat selama orientasi. Hal ini demi tercapainya tujuan negara dalam pelayanan publik.
Advertisement
Peningkatan Kapasitas dan Pelayanan Humanis PPPK Kemenag Papua
Kemenag Papua terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kerjanya. Orientasi PPPK tahap II ini menjadi bagian integral dari upaya tersebut. Ini juga memperkuat nilai dasar ASN.
Tony D. Sahertian menambahkan bahwa orientasi ini memastikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat berjalan profesional. Pelayanan yang bertanggung jawab adalah prioritas utama. Ini mencerminkan komitmen Kemenag Papua.
"Kami juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan selama orientasi dan mampu kembali dengan semangat baru dalam memberikan pelayanan publik yang humanis di wilayah tugas masing-masing," ujarnya. Pesan ini menekankan pentingnya kesehatan dan semangat.
Advertisement
Dengan bekal orientasi ini, para PPPK diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal. Mereka akan melayani masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati. Ini sejalan dengan visi Kemenag Papua untuk pelayanan prima dan berintegritas di seluruh wilayah Papua Raya.
Sumber: AntaraNews