Taft milik pelajar tabrak mobil patroli Polres Karanganyar di Boyolali
Merdeka.com - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di ruas jalan Semarang-Solo. Tepatnya di pertigaan Randusari Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Senin (15/10). Sebuah mobil Taft warna hitam AD 7313 GB, menabrak mobil patroli milik Polres Karanganyar dengan Nopol IX - 152 - 52.
Beruntung tak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun salah satu penumpang mobil Dinas Polres Karanganyar Aipda Hariyanto, mengalami sesak napas. Pria yang bertugas di Bagian Sumber Daya Polres Karanganyar harus dibawa ke Dokes Polres Boyolali.
Informasi dihimpun dari kepolisian, kecelakaan terjadi pukul 18.30 WIB. Mobil Dinas Polres Karanganyar melaju dari barat ke arah Kota Solo. Sementara mobil Taft milik pelajar dari arah sebaliknya. Kedua lajur sebenarnya sudah dipisahkan sebuah median. Namun benturan tetap terjadi karena mobil yang dikemudikan Ruli Nur Riskiana (17) tersebut melompati median.
Kasatlantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer membenarkan peristiwa tersebut. Dia menduga pengemudi taft mengantuk sehingga oleng ke kanan dan melompati median jalan.
"Benar ada kecelakaan yang melibatkan mobil Dinas Polres Karanganyar di Jalan Solo - Semarang tepatnya pertigaan Randusari," ujar Febriyani.

Dia menjelaskan, mobil taft yang dikemudikan oleh seorang pelajar itu melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampai di lokasi kejadian, dia hendak mendahului sepeda motor yang berjalan searah di depannya. Namun karena tidak bisa menguasai, mobil yang dikemudikan oleng ke kanan dan melewati median jalan hingga menabrak mobil polisi.
"Dengan adanya kejadian tersebut pengemudi mobil taft mengalami nyeri pada kaki sebelah kiri. Kerugian materiil sampai dengan saat ini belum dapat di tafsir," katanya.
Lebih lanjut Kasatlantas merinci, mobil Dinas Polres Karanganyar dikemudikan Bripda Pam ungkap, dengan penumpang, Ipda Rohmad Bag Sumda, Kompol Tofiq Oktavianto Kabag Sumda, Aipda Hariyanto Bag Sumda Polres Karanganyar. Sedangkan mobil taft yang dikemudikan Ruli Nur Riskiana pelajar, asal Sawangan Magelang membawa penumpang, Giyono (53) Yatin (63), Slamet Dwi (56) yang kesemuanya warga Magelang.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya