Syarief Hasan Sebut SBY Dijadwalkan Membesuk Wiranto

Minggu, 13 Oktober 2019 14:33 Reporter : Merdeka
Syarief Hasan Sebut SBY Dijadwalkan Membesuk Wiranto Wiranto diserang. ©2019 twitter.com

Merdeka.com - Menko Polhukam, Wiranto, masih menjalani perawatan di RSPAD setelah ditusuk saat melakukan kunjungan di Pandeglang, Banten. Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri hingga elite parpol datang membesuk ke rumah sakit.

Hari ini, giliran Wakil Ketua Utama Partai Demokrat, Syarief Hasan, membesuk Wiranto. Dia mengatakan dalam waktu dekat Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY juga berencana menjenguk Wiranto.

"Insya Allah (jenguk)," kata Syarief di RSPAD, Minggu (13/10).

Kendati begitu, dia mengaku belum mengetahui jadwal pasti dari mantan Presiden ke-6 tersebut.

Terkait kondisi Wiranto saat ini, katanya, dalam waktu dekat akan dipindah ke ruang perawatan usai menjalani operasi pada Jumat, 11 Oktober 2019.

"Mudah-mudahan dalam satu Minggu ini sudah bisa ruangan, pindah ke ruangan perawatan," jelasnya.

Untuk diketahui, akibat penyerangan itu Wiranto mengalami dua luka tusuk di bagian perut sebelah kiri. Wiranto sempat dibawa ke RSUD Pandenglang sebelum akhirnya dipindahkan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Penyerangan itu dilakukan oleh pria berinisial SA. Polisi juga mengamankan seorang perempuan yang disebut istri SA yang berinisal FA. Keduanya dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tenaga Ahli Menko Polhukam, Agus Zaini, mengatakan usus halus Wiranto dipotong sepanjang 40 cm sebagai tindakan untuk luka tusuknya.

"Setibanya di RSPAD, langsung ditangani secara intensif dan dokter memutuskan untuk mengambil tindakan operasi di bagian perut lantaran akibat tusukan ditemukan luka di bagian usus halus, sehingga usus halusnya mesti dipotong sepanjang 40 cm," terang Agus, Jumat (11/10).

Sementara itu, tokoh nasional Mahfud MD memastikan kepada awak media bahwa kondisi Wiranto telah melewati masa kritis.

"Masa kritisnya sudah dilewati. Tinggal pemulihan," kata Mahfud.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini