Sungai Karang Mumus meluap, banjir rendam 2 kelurahan di Samarinda

Selasa, 4 April 2017 22:00 Reporter : Nur Aditya
Sungai Karang Mumus meluap, banjir rendam 2 kelurahan di Samarinda Banjir di Samarinda. ©2017 merdeka.com/nur aditya

Merdeka.com - Hujan yang terus mengguyur setiap pagi dalam 3 hari terakhir ini, mengakibatkan Sungai Karang Mumus di Samarinda, Kalimantan Timur, meluap dan mengakibatkan banjir dengan ketinggian hingga 1 meter. Hingga sore ini, banjir merendam ratusan rumah warga di 2 kelurahan, yakni Kelurahan Gunung Lingai dan Kelurahan Temindung Permai, di Kecamatan Sungai Pinang.

Pada Senin (3/4) kemarin, ketinggian air banjir sekitar 10 sentimeter. Warga Kelurahan Gunung Lingai pun mulai berkemas mengamankan barang ke tempat yang lebih aman.

Namun sehari kemudian, Selasa (4/4) pagi tadi, air dengan cepat semakin tinggi berkisar 80 sentimeter hingga 100 sentimeter. Setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Air sungai mulai meluap kemarin siang. Pagi ini tadi hujan lagi, semakin meluap di SKM. Air semakin tinggi, cepat sekali naiknya," kata warga Gunung Lingai, Nurhadi, kepada merdeka.com, Selasa (4/4) siang.

"Yang jelas, sungai semakin dangkal. Di hulu sungai semakin gundul, nyaris tidak ada lagi resapan air. Jadi air mengalir deras di sungai, dan sungai meluap," sambung Nurhadi.

Sedangkan Adi, warga Gunung Lingai lainnya di RT 07 mengatakan, air banjir berwarna kecokelatan. Hal ini bisa menyebabkan penyakit kulit di kaki.

"Ini banjirnya seperti air waduk Benanga ya. Air banjir ini gatal kalau kita sempat lama berendam di banjir. Yang jelas, ini air semakin cepat naiknya," ujar Adi.

banjir di samarinda

Banjir di Samarinda ©2017 merdeka.com/nur aditya

Senin (3/4) kemarin, Waduk Benanga di Lempake, Samarinda Utara, berada dalam posisi siaga III. Debit air memang terlihat lebih tinggi, akibat derasnya air kiriman dari wilayah Samarinda Utara yang dikeliling areal tambang batubara. Limpahan air waduk benanga, memang mengalir ke SKM, sehingga SKM pun meluap.

"Air memang sedang tinggi ya di SKM, dan meluap. Karena memang limpahan air dari waduk Benanga. Kami sedang berupaya mengantisipasi ini," kata petugas BPBD kota Samarinda, Nanang Arifin.

Pantauan merdeka.com, banjir juga merendam rumah warga di kelurahan Temindung Permai, kecamatan Sungai Pinang. Air banjir merendam rumah warga, terutama di bantaran SKM. Hingga sore ini, banjir tidak menunjukkan tanda surut.

"Iya, banjir. Memang cepat sekali airnya naik. SKM semakin dangkal, tidak pernah dikeruk. Jadi sebentar hujan deras, semakin cepat meluap," ujar Hasan, warga Jalan Pemuda, Temindung Permai. [msh]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir
  3. Samarinda
  4. Banjir Samarinda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini