Sudin Tamhut Jakarta Barat Sukses Tangani Lebih dari 10 Ribu Pohon Bermasalah Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat telah melakukan penanganan pohon bermasalah di seluruh wilayahnya, mencapai lebih dari 10 ribu titik. Ingin tahu bagaimana partisipasi warga turut membantu?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sudin Tamhut Jakarta Barat Sukses Tangani Lebih dari 10 Ribu Pohon Bermasalah Sepanjang 2025
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat (Sudin Tamhut Jakbar) melakukan pemangkasan 60 pohon di delapan kecamatan sebagai langkah antisipasi cuaca ekstrem, memastikan keamanan warga dari potensi pohon tumbang. (AntaraNews)

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Barat telah menunjukkan kinerja signifikan dalam penanganan pohon bermasalah sepanjang tahun 2025. Tercatat, lebih dari 10.000 pohon telah ditangani untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kota. Upaya komprehensif ini dilakukan secara menyeluruh dari Januari hingga Desember 2025, mencerminkan komitmen pemerintah daerah.

Penanganan ini mencakup 10.217 pohon yang tersebar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan di seluruh wilayah Jakarta Barat. Pohon-pohon ini dikategorikan bermasalah karena berpotensi mengganggu jaringan listrik atau membahayakan keselamatan warga sekitar. Jenis pohon yang ditangani bervariasi, seperti akasia, angsana, palem, hingga beringin, menunjukkan keragaman vegetasi di ibu kota.

Masyarakat memiliki peran penting dalam upaya ini dengan melaporkan pohon bermasalah melalui sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) yang efisien. Pelaporan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi JAKI yang tersedia untuk publik secara luas. Petugas Sudin Tamhut akan segera menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, memastikan respons cepat terhadap potensi bahaya.

Upaya Komprehensif Penanganan Pohon Bermasalah Jakarta Barat

Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menjelaskan bahwa penanganan pohon bermasalah ini meliputi pemangkasan, penebangan, serta evakuasi pohon tumbang dan sempal. "Jadi, sepanjang 2025 dari Januari hingga Desember, kami telah menangani sebanyak 10.217 pohon yang tersebar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan se Jakarta Barat," kata Dirja Kusuma. Ini menunjukkan skala operasi yang luas dan terkoordinasi.

Rincian penanganan menunjukkan bahwa pemangkasan ringan dilakukan terhadap 4.589 pohon, sementara pemangkasan sedang mencapai 2.977 pohon. Selain itu, pemangkasan berat juga diterapkan pada 2.038 pohon yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi terhadap infrastruktur dan keselamatan publik. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengurangi potensi bahaya secara proaktif.

Tidak hanya pemangkasan, Sudin Tamhut juga melakukan tindakan penebangan terhadap 221 pohon yang tidak memungkinkan untuk dipertahankan karena kondisi yang sudah sangat parah. Sebanyak 142 pohon ditemukan sempal dan 250 pohon tumbang juga telah dievakuasi dengan cepat. Jenis pohon yang sering ditangani antara lain akasia, angsana, palem, ketapang, glodokan, mangga, beringin, asam kranji, dan jambu air, yang merupakan jenis umum di perkotaan.

Optimalisasi Pelaporan Warga Melalui Aplikasi JAKI

Partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan penanganan pohon bermasalah di Jakarta Barat, memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Warga dapat dengan mudah melaporkan pohon yang mengganggu jaringan listrik atau berpotensi tumbang melalui sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) yang efektif. Sistem ini terintegrasi secara penuh dalam aplikasi JAKI, memudahkan akses bagi seluruh penduduk.

Proses pelaporan dirancang sangat sederhana dan intuitif untuk memudahkan pengguna dari berbagai kalangan. Pertama, warga hanya perlu mengunduh dan membuka aplikasi JAKI, lalu mengetuk ikon kamera pada bagian bawah layar beranda. Selanjutnya, mereka dapat memilih opsi laporan secara privat atau publik sesuai preferensi privasi masing-masing.

Setelah mengambil gambar objek yang ingin dilaporkan, pengguna diminta untuk memilih kategori yang sesuai dan mengisi detail keterangan yang relevan. Informasi lokasi yang akurat juga perlu dicantumkan agar petugas dapat segera mengidentifikasi titik masalah dengan tepat. Setelah semua data terisi, laporan dapat dikirimkan dengan menekan tombol kirim, dan petugas Sudin Tamhut akan menerima laporan tersebut untuk ditindaklanjuti dengan cepat dan efisien.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi