Strategi Polisi Atasi Macet di 2 Tol Semarang Saat Mudik

Selasa, 21 Mei 2019 22:04 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Strategi Polisi Atasi Macet di 2 Tol Semarang Saat Mudik Ilustrasi Tol. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Satlantas Polrestabes Semarang memprediksi puncak kepadatan arus mudik di Pintu Tol Kalikangkung dan Tol Banyumanik Semarang terjadi pada H-2 hingga H+1 Lebaran. Sebagai antisipasi kemacetan, petugas terus menyiapkan rekayasa jalan lalu lintas.

"Prediksi akan crowded di Banyumanik. Untuk Kalikangkung ada 17 gate ditambah 8 gate satelit. Di Banyumanik karena hanya 12 gate akan koordinasi dengan transmarga Jateng," kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi, Selasa (21/5).

Ardi mengungkapkan, jika ada kepadatan lebih dari 3 kilometer, maka kendaraan di Kalikangkung dari arah Jakarta akan dikeluarkan lewat exit tol Kaliwungu.

"Untuk strategi pengalihan arus jika terjadi kepadatan lebih dari 3 KM di gerbang tol di Kalikangkung, maka kendaraan yang arah Barat dari Jakarta akan kita keluarkan di exit tol Kaliwungu, yang akan keluar di Kebon Binatang Mangkang," ujarnya.

Selain jalur tol, Ardi juga akan memperhatikan Jalur Pantura Semarang. Yaitu di daerah Genuk yang kerap direndam air rob.

"Untuk Genuk kita sudah berkoordinasi dengan BBWS karena kita ketahui bersama karena saat ini sering terjadi rob. Oleh karena itu BBWS sudah kita atensi untuk mempersiapkan dengan baik untuk menghadapi arus mudik," ucapnya.

Selain itu, terdapat 3 titik yang diprediksi akan terjadi kepadatan lalulintas, yaitu Simpang Lima, Tugu Muda, dan ujung Mall Paragon. Kemudian untuk Jalan Kyai Saleh, yang merupakan jalan menuju pemakaman Bergota, rencananya akan diberlakukan searah.

"Di saat lebaran tentunnya banyak yang akan berziarah ke Bergota. Maka untuk ruas Jalan Kyai Saleh tentunya akan kita lakukan rekayasa berupa satu arah dan teknisnya akan kita rapatkan kemudian," tutup Yuswanto. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini