Stok Vaksin Kosong, Bupati Garut Sebut Masyarakat Kecewa

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan bahwa saat ini masyarakat sedang semangat untuk menerima vaksinasi Covid-19. Namun semangat tersebut dihadapkan dengan kekecewaan akibat kosongnya stok vaksin.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Stok Vaksin Kosong, Bupati Garut Sebut Masyarakat Kecewa
Bupati Garut Rudy Gunawan. ©2020 Merdeka.com

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan bahwa saat ini masyarakat sedang semangat untuk menerima vaksinasi Covid-19. Namun semangat tersebut dihadapkan dengan kekecewaan akibat kosongnya stok vaksin.

"Masyarakat Garut kecewa, dan kami juga kecewa karena vaksin yang diberikan pemerintah pusat itu terbatas. Kami sedang semangat-semangatnya. Lihat saja dalam ada satu kegiatan vaksinasi, vaksinnya bawa 100 yang datang 150, yang 50nya kecewa, padahal masyarakatnya semangat," kata Rudy, Senin (23/8).

Selain stok vaksin yang kosong, Rudy mengaku bahwa pihaknya menjadi tidak tahu pasti kuota vaksin yang akan diterima Garut.

"Katanya hari ini dikirim tapi tidak tahu. Jadinya sekarang gotong royong, sekarang ini keroyokan. Jatah (vaksin) untuk TNI-Polri digunakan ini di Garut. Saling pinjam saja begitu, yang penting untuk orang Garut agar target herd immunity tercapai Desember," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa sampai saat ini, jumlah warga Garut yang sudah mendapat vaksinasi lengkap baru sekitar 14 persen dari total target. Pihaknya pun ingin menggelar vaksinasi di tempat wisata untuk mengejar target, namun hal tersebut belum bisa dilakukan.

"Vaksinnya enggak ada, vaksin kosong. Katanya minggu ini mau datang tapi enggak tahu hari ini. Kemarin sempat datang ada 5 ribu, datang lagi 17 ribu, itu dibagikan untuk 67 puskesmas," tutup Rudy.

Rekomendasi