Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Stok Terbatas, Vaksinasi Bagi Pejabat Publik di Palembang Dihentikan Sementara

Stok Terbatas, Vaksinasi Bagi Pejabat Publik di Palembang Dihentikan Sementara Tanaga kesehatan disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Palembang menghentikan sementara vaksinasi Covid-19 bagi pejabat publik. Penyebabnya karena keterbatasan stok vaksin.

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Palembang Fauziah mengungkapkan, ketersediaan vaksin saat ini hanya mencukupi vaksinasi ke satu bagi golongan lanjut usia dan tenaga pendidik. Sementara vaksin bagi pejabat publik sudah habis.

"Kami setop dulu vaksinasi bagi masyarakat pejabat publik karena stok vaksin sudah habis," ungkap Fauziah, Jumat (9/4).

Pihaknya belum dapat memastikan kapan vaksinasi bagi kelompok itu kembali dilanjutkan. Sebab, penyuntikan tergantung pengiriman vaksin dari Kementerian Kesehatan.

"Informasi terbaru, Palembang tidak masuk dalam pengiriman vaksin termin ketiga, belum tahu kapan," ujarnya.

Berdasarkan stok vaksin yang ada, vaksinasi dosis kedua masih terus berlangsung karena sudah ditetapkan jadwalnya. Fasilitas kesehatan akan menerima layanan vaksin kedua meski di bulan Ramadan.

"Dari MUI juga membolehkan vaksinasi saat puasa, maka vaksinasi kedua masih dilakukan," kata dia.

Sementara bagi tenaga pendidik dan lansia yang akan divaksin, dipersilakan datang ke faskes. Mereka akan dilakukan vaksinasi jika tidak ada penghambat saat tahap skrining.

"Jika memungkinkan bisa divaksin, tapi kalau kesehatannya ada masalah bisa ditunda," pungkasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP