Staf Hotel Korban Pemukulan Pilot Lion Air Lapor Polisi

Jumat, 3 Mei 2019 22:53 Reporter : Moch. Andriansyah
Staf Hotel Korban Pemukulan Pilot Lion Air Lapor Polisi staf hotel korban pemukulan pilot lion air. ©2019 Merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Pegawai Hotel La Lisa berinisial R yang dipukuli pilot Lion Air berinisial AG dan videonya viral di media sosial (Medsos), akhirnya lapor ke Polrestabes Surabaya, Jumat (3/5) petang.

Didampingi General Manager (GM) Hotel La Lisa Surabaya, Rahmi D Tris dan empat orang lainnya, R mendatangi kantor Sentra Pelayanan Ke polisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya di Jalan Sikatan sekitar pukul 17.00 WIB.

Diakui Rahmi, pegawainya tersebut memang tidak mengalami luka fisik pasca-kejadian. "Tapi psikis dan trauma (pasca-pemukulan oleh AG)," jelas Rahmi mewakili korban.

Rahmi juga menjelaskan, R memutuskan untuk membuat laporan polisi setelah berkonsultasi dengan pihak Polrestabes Surabaya. Dalam laporannya itu, kata Rahmi, R juga menyertakan bukti visum dari dokter seperti yang disarankan polisi sebelumnya.

Sementara Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menyebut, peristiwa pemukulan itu terjadi pada 30 April 2019 lalu.

Saat itu, kata Rudi, AG menginap bersama enam orang lainnya, termasuk pramugari dan pramugara Lion Air di Hotel La Lisa.

Kemudian terjadilah pemukulan oleh AG terhadap R, karena kecewa pakaian yang dilaundri dianggap kurang rapi alias tidak disetrika. Sayangnya korban tidak lapor polisi pasca-kejadian.

"Meskipun tidak melaporkannya pun, kami tetap akan memeriksa hal tersebut dengan laporan model A," tegas Rudi. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini