Sosok Azis Wellang, Mantan Tersangka Pembalakan Liar Viral Main Domino Bareng 2 Menteri Prabowo
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, sedang bermain domino bareng Aziz Wellang.
Beredar foto memperlihatkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding saat asyik bermain domino dengan Muhammad Aziz Wellang.
Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli dan Karding memainkan dua set permainan domino bersama Aziz Wellang dan Andi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI).
Sosok Aziz Wellang menjadi sorotan publik karena keterlibatannya yang diduga sebagai tersangka dalam kasus pembalakan liar. Momen bermain domino antara Raja Juli, Karding, dan Azis terjadi dalam pertemuan rutin Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) pada hari Senin, (1/9/2025), yang dihadiri oleh sejumlah pengurus KKSS, termasuk Andi Rukma Nurdin dan Andi Bohar sebagai Wakil Ketua Umum, Muhammad Aziz Wellang sebagai Wakil Bendahara Umum, M Fachri (Wasekjen), Riswan (Wakil Kepala Sekretariat), Abdul Rahman, dan Marwah.
Karding
Karding baru saja menerima kabar bahwa Aziz Wellang tidak lagi berstatus sebagai tersangka dalam kasus pembalakan liar. Penyidikan terhadap kasus Aziz Wellang dihentikan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) pada bulan Februari 2025.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 13/Pid.Pra/2023/PN.Jkt.Pst serta Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan atas nama Muhammad Aziz Wellang oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen Gakkum KLHK).
Pada bulan November 2024, Dirjen Gakkum KLHK menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus pembalakan liar yang melibatkan penebangan kayu tanpa izin konsesi di kawasan hutan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Di antara ketiga tersangka tersebut, salah satunya adalah Aziz Wellang.
Sosok Azis Wellang
Azis Wellang adalah Direktur Utama PT ABL yang memiliki konsesi seluas 11.580 hektare di Kalimantan Tengah. Namun, perusahaan kontraktor penebangan tersebut telah melakukan aktivitas penebangan kayu di luar area yang diizinkan dalam konsesi PT ABL. Aktivitas ilegal ini menghasilkan volume kayu sekitar 1.819 meter kubik dan diperkirakan telah menyebabkan kerugian bagi negara mencapai Rp2,72 miliar.
Dalam kasus ini, pihak yang ditetapkan sebagai tersangka adalah MAW (61) selaku Direktur Utama PT ABL, serta DK (56) dan HT, yang merupakan Direktur PT GBP dan juga kontraktor penebangan dengan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan-Hutan Tanaman Industri (PBPH-HTI) PT ABL. MAW adalah nama lengkap Muhammad Azis Wellang.
Azis Wellang telah mengajukan permohonan praperadilan terkait penetapan status tersangkanya. Pada 9 Desember 2024, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan untuk membatalkan status tersangka tersebut. Dalam proses ini, Azis menyertakan bukti berupa putusan serta surat penghentian penyidikan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Surat tersebut mencantumkan pemberitahuan penghentian penyidikan atas nama Muhammad Azis Wellang Bin (Alm) H. Wellang, dengan nomor surat: S.01 / BPPHLHK-IV.SWI/PPNS/02/2025. Surat ini ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.
Penjelasan Raja Juli
Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal dua orang yang bermain domino bersamanya dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding. "Saya tidak kenal dengan dua pemain lainnya. Tidak ada juga pembicaraan soal kasus apapun pada saat itu," ungkap Toni kepada wartawan.
Ia menambahkan, "Setelah berita ini beredar, saya baru tahu bahwa salah seorang yang ikut main tersebut adalah Azis Wellang yang diberitakan sebagai pembalak liar."
Raja Antoni menjelaskan bahwa sebelum foto tersebut diambil, ia bertemu dengan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di mana Menteri Karding saat ini menjabat sebagai sekretaris jenderal. Ia mengklaim bahwa mereka hanya berdiskusi berdua selama dua jam di lokasi tersebut. Namun, keduanya tidak membahas isu terkait pembalakan liar.
Toni juga menyatakan bahwa ia diajak bermain domino oleh Menteri Karding di ruang tamu yang sudah ramai dengan tamu, di mana beberapa orang sedang bermain domino, sebelum akhirnya mereka pulang. Ia menegaskan bahwa ia tidak mengenal kedua orang dalam foto yang beredar, salah satunya adalah Aziz Wellang yang pernah menjadi tersangka dalam kasus pembalakan liar.