Sopir Bus Kecelakaan Maut di Exit Tol Krapyak Masih Diperiksa Polisi, Tim TAA Dikerahkan ke Lokasi
Kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi yang kurang berkonsentrasi saat mengemudikan bus di jalur menurun dan berbelok.
Polda Jawa Tengah mengerahkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab kecelakaan maut bus pariwisata Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 orang. Insiden tersebut terjadi di Simpang Susun Krapyak, ruas exit Tol Semarang, Senin (22/12) dini hari.
Kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi yang kurang berkonsentrasi saat mengemudikan bus di jalur menurun dan berbelok. Proses penyelidikan kini difokuskan pada analisis teknis kecelakaan serta pemeriksaan menyeluruh terhadap pengemudi bus.
"Iya ini masih dilakukan kegiatan olah TKP menggunakan Tim TAA Ditlantas Polda Jateng," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, Senin (22/12).
Sopir Bus Masih Diperiksa Polisi
Artanto menjelaskan, selain melakukan olah tempat kejadian perkara, penyidik juga tengah memeriksa sopir bus Cahaya Trans. Namun, hingga kini pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah pengemudi dalam kondisi mengantuk atau kelelahan saat kecelakaan terjadi.
"Jadi kondisi jalan di lokasi kejadian menurun dan menikung ke kiri, sopir kurang hati-hati sehingga menabrak pembatas jalan sebelah kanan jalan hingga bodi bus terguling," ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi agar peristiwa serupa tidak terulang, Polda Jawa Tengah akan meningkatkan pengawasan terhadap pengemudi bus, terutama selama pelaksanaan Operasi Lilin yang digelar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Kami intensifkan kegiatan langsung menuju ke sasaran para sopir supaya tidak mengalami kejadian yang serupa," terangnya.
Kecelakaan di Exit Tol Krapyak
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan bus pariwisata terjadi di ruas Tol Batang–Semarang, tepatnya di Simpang Susun Krapyak KM 420-A, Kota Semarang. Peristiwa tragis tersebut menyebabkan puluhan penumpang meninggal dunia, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.