Soal Karhutla, Menteri LHK Ingatkan Gubernur Kaltim

Jumat, 8 Maret 2019 20:20 Reporter : Saud Rosadi
Soal Karhutla, Menteri LHK Ingatkan Gubernur Kaltim Menteri Siti Nurbaya Bakar di Makassar. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengingatkan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor untuk mewaspadai dan mengikuti perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan data KLHK, titik panas dan api paling banyak berada di kabupaten Kutai Timur.

"Kaltim, ya memang naik turun. Saya bilang ke Pak Gubernur, tolong, mulai diikuti (perkembangan soal Karhutla). Biasanya, paling banyak itu di Kutai Timur," kata Menteri LHK Siti Nurbaya di Samarinda, Jumat (8/3).

Siti menegaskan, semua pihak di Kalimantan Timur mesti terlibat bersama-sama menangani Karhutla agar tidak menjadi persoalan serius. "Konkretnya, kan ada Satgas yang mengontrol oleh Pak Gubernur. Ada Kodim, ada Kodam, ada Polda, itu kan ada arahan dari Pak Presiden. Jadi, sudah ada langkah-langkahnya" ujar Siti.

Dalam kesempatan itu, Siti juga menyinggung kondisi Karhutla di Riau. "Karhutla tetap ditangani. Kan udara lagi panas. Kalau Riau, karakternya akhir Februari, memang hotspot lagi tinggi. Harus paham, ada hotspot ada fire spot," ungkap Siti.

"Titik panas memang selalu tinggi di Riau. Titik apinya itu dikontrol karena di sana sudah ada siaga darurat, jadi bisa ditangani. Kalau apinya dimatiin sama sekali, kan hampir tidak mungkin," terang Siti.

"Sekarang sedang dilakukan pemadaman. Di sana ada water boombing, helikopter, patroli jalan, Manggala Agni pun sampai tidur menginap," demikian Siti.

Diketahui, Karhutla marak terjadi kabupaten dan kota di Kaltim seperti di Bontang, Kutai Kartanegara, Balikpapan dan Samarinda. Di Samarinda saja, 1-6 Maret 2019, ada 38 kejadian Karhutla menghanguskan sekitar 51 hektare. Bagi Wakapolda Kalimantan Timur, Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan ketika ditemui merdeka.com, Rabu (6/3) menyebut itu belum menjadi ancaman. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini