Siswi SMK korban pemerkosaan di Jembrana tak mau bicara & ketakutan

Siswi SMK korban pemerkosaan di Jembrana tak mau bicara & ketakutan. Remaja dengan kulit putih bersih dan berambut panjang ini memilih mengurung diri dalam kamar dan enggan untuk diajak bicara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Siswi SMK korban pemerkosaan di Jembrana tak mau bicara & ketakutan
Ilustrasi pemerkosaan. ©2015 Merdeka.com/www.weeklyvoice.com

MAJ (17), siswi kelas XII SMK swasta di Jembrana yang menjadi korban pemerkosaan, masih syok pasca diperkosa oleh buruh serabutan, Gusti PAW (24). Remaja dengan kulit putih bersih dan berambut panjang ini memilih mengurung diri dalam kamar dan enggan untuk diajak bicara."Tidak pernah mau bicara, pandangannya menerawang. Tetapi tetap minta ditemani," ujar SN ibu korban.Bahkan sejumlah teman sekelas berusaha untuk datang menghibur. Namun dirinya memilih untuk menutup pintu kamar."Masih merasa malu dan sangat ketakutan," singkatnya.Sementara itu, sejumlah rekan korban mengaku sangat ingin membantu untuk menghibur dan melupakan semuanya. Terpenting bisa kembali bersekolah."Yang jelas dia (korban) hari Sabtu kemarin belum masuk sekolah. Mungkin dia masih trauma atau malu dengan teman-teman. Harapan kami dia bisa kembali ceria seperti biasa," ujar Ayu, salah seorang teman sekolah korban, Minggu (15/1).Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai dikonfirmasi mengaku dari unit PPA Polres Jembrana, terus intensif melakukan pendampingan. Harapnya, kondisi psikis korban berangsur membaik."Kalau soal kasus ini masih terus kita dalami terhadap pelaku," tutupnya.

Rekomendasi