Hot Issue

Sisa Pilgub Jatim 2018 di Balik 'Rebutan' Mobil PCR Risma-Khofifah

Rabu, 3 Juni 2020 06:32 Reporter : Henny Rachma Sari
Sisa Pilgub Jatim 2018 di Balik 'Rebutan' Mobil PCR Risma-Khofifah Khofifah dan Tri Rismaharini. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction atau PCR milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi 'rebutan' di wilayah Jawa Timur. Bahkan, sampai ada yang mengaitkannya dengan sisa Pilgub Jatim 2018 lalu.

Ketua Dewan Pakar partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo melihat adanya sentimen politik keduanya. Perselisihan ini tidak bisa lepas dari perbedaan politik saat Pilgub Jatim. Risma merupakan pendukung Syaifullah Yusuf dan Puti Soekarno yang bersaing dengan Khofifah - Emil Dardak pada Pilgub 2018.

"Jadi saya yang arek Suroboyo asli ini berharap keduanya bisa akur. Diakui atau tidak, ada efek pilgub dalam hubungan keduanya," kata Drajad kepada merdeka.com, Selasa (2/6).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyayangkan pengalihan dua mobil lab PCR yang ditunggu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk tes swab 200 warga. Mobil tersebut tak datang, malah dialihkan ke wilayah Tulungagung dan Lamongan.

"Sangatlah disayangkan jika bantuan dua mobil laboratorium dari BNPB untuk Kota Surabaya dipindahkan tanpa mempertimbangkan skala prioritas dan aspek strategis di dalam pencegahan Covid-19 di Kota Pahlawan tersebut," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5).

PDIP berharap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur mengesampingkan ego sektoral.

Baca Selanjutnya: Hanura Minta Jokowi Turun Tangan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini