Sidak, Wali Kota Jayapura minta pegawai profesional
Merdeka.com - Setelah sebelumnya melakukan inspeksi dadakan, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano kali ini melakukan inspeksi pegawai di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Dinas Penanaman Modal-Perizinan Terpadu Satu Pintu. Dalam sidak tersebut Wali Kota Benhur didampingi Asisten II Setda Kota Jayapura, Nur Jainudin Konu.
Inspeksi ini bertujuan untuk melihat secara langsung tingkat kehadiran pegawai sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat, serta menjalin komunikasi yang baik antara pimpinan dan pegawai.
"Jadi setelah melihat, Terima kasih kamu (staf Dispenda) telah melakukan tugas dengan baik di tahun lalu, dan di tahun yang akan datang sesuai dengan tupoksi masing-masing tetap bekerja sesuai aturan," kata Benhur saat sidak, Rabu (24/5).
Mantan Kadispenda itu juga mengapresiasi kinerja pegawai yang terlihat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Koa Jayapura yang terus naik. Mulai dari Rp 5 miliar, Rp 95 miliar, Rp 100 miliar hingga Rp 153 miliar pada 2016.
"Terjadi kenaikan ini itu merupakan kerja keras kita dengan sumber dan potensi yang tersedia di Kota Jayapura dari pajak dan distribusi," ujar pria yang akrab disapa BTM ini.
Selain itu dia juga mengharapkan pimpinan beserta seluruh staf dapat bekerja secara profesional dengan bekerja sesuai aturan yang berlaku dalam lain masyarakat. "Maka itu, dibutuhkan SDM yang andal untuk menata PAD Kota Jayapura, dengan mengembangkan potensi yang ada secara maksimal karena merupakan tugas pokok sebagai pelayanan masyarakat," kata Benhur.
BTM berharap kinerja tetap dipertahankan karena ada perbedaan dengan yang lain dan saya berpesan Pegawai dispenda dan DPM-PTSP terus mengembangkan potensi yang ada sesuai tupoksi masing-masing, termaksud dengan mengelola parkir sebagai sumber PAD di Kota Jayapura.
"Disiplin jam masuk dan pulang kantor. Saya minta layani dengan hati dan kasih. Kalau data tidak lengkap jangan diterima. Harus lengkap dulu baru di proses, dan bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku serta jaga komunikasi antara pimpinan dan pegawai. Kebersamaan itu penting," kata Benhur.
Ia juga mengharapkan kedua lembaga itu dapat memaksimalkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan. "Ingat jangan persulit, kalau itu mudah kenapa harus dipersulit, namun ikuti prosedur yang sudah berlaku," ujarnya.
Pada kesempatan ini, tak lupa BTM mengingatkan kepada pegawai Dispenda dan DPM-PTSP, bahwa sejak dilantik menjadi Wali Kota Jayapura pada 22 Mei 2017 lalu, Benhur sudah bisa melakukan pergantian pegawai sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Indonesia, yang seharusnya dilakukan enam bulan sejak dilantik.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya