Sibuk Pilpres 2019, Alasan Dahnil Anzar Tak Penuhi Pemeriksaan Polisi

Kamis, 25 April 2019 20:43 Reporter : Ronald
Sibuk Pilpres 2019, Alasan Dahnil Anzar Tak Penuhi Pemeriksaan Polisi Dahnil Anzar Simanjuntak. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tak penuhi panggilan penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (25/4). Saat dikonfirmasi, Dahnil menyebut ketidakhadirannya telah disampaikan oleh kuasa hukum.

"Penasihat hukum sudah menyampaikan kepada mereka (penyidik) terkait ketidakhadiran hari ini ke Polda," ujar Dahnil saat dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu kuasa hukum Dahnil, Trisno Raharjo mengaku telah memberitahu penyidik kalau kliennya itu tak akan hadir. Sebab, kliennya hingga kini masih sibuk Pemilu 2019.

"Karena beliau kan sibuk di Pilpres masih ada yang harua diselesaikan itu saja alasannya," ujarnya.

Dengan tak hadirnya Dahnil, Trisno akan mengajukan jadwal ulang pemeriksaan kliennya itu. Namun, ia belum tahu kapan kliennya akan siap hadiri pemeriksaan tersebut.

"(Jadwal ulang) Mungkin seperti itu," kata Trisno.

Sebelumnya, penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kembali akan memeriksa mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak terkait dugaan korupsi dana kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia pada 2017. Dahnil akan jalani pemeriksaan hari ini pada pukul 10.00 WIB.

"Hari ini kita agendakan pemeriksaan untuk Dahnil Anzar pukul 10.00 WIB," kata Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendrawan saat dihubungi, Kamis (25/4).

Seperti diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia ini diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 dan 17 Desember 2017 lalu. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kemenpora dan dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah bersama Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

Polisi mencium ada penggelembungan data keuangan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pemuda Muhammadiyah. Hingga akhirnya polisi memeriksa belasan saksi di Yogyakarta dan dua orang dari pihak Pemuda Muhammadiyah yakni, Dahnil Anzar dan Ketua Panitia Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia dari PP Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini