Siap Adaptasi New Normal, Penyelenggara Haji dan Umrah Tekankan Protokol Kesehatan
Merdeka.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Firman M. Nur menegaskan komitmennya memberikan pelayanan yang terbaik dengan mengadaptasi kebiasaan baru atau new normal.
Menurutnya, di tengah masa pandemi Covid-19 yang hingga hari ini belum usai, diperlukan upaya yang kuat untuk terus bekerja keras. Selain itu juga bekerja dengan ikhlas dan menjunjung nilai-nilai profesionalitas.
"AMPHURI akan memberikan layanan yang lebih baik lagi melalui program AMPHURI Go Digital yang bisa diakses dari smart phone masing-masing pengurus, termasuk anggota. Apalagi dalam beberapa hari ke depan umrah akan segara dibuka kembali," kata Firman dalam sambutan perdananya di acara Pengukuhan Dewan Penasehat, Dewan Kehormatan dan Dewan Pengurus Pusat di Jakarta, Selasa (27/10).
AMPHURI siap menghadapi segala tantangan yang ada di masa pandemi ini. Dalam kepengurusan yang dibentuk, tim formatur telah menyiapkan bidang-bidang baru yang disesuaikan dengan kebutuhan. Di antaranya bidang kesehatan, bidang pengembangan usaha dan pelatihan.
"Bidang tersebut diharapkan menjadi terobosan sekaligus inspirasi bagi anggota agar lebih survive dalam menjalankan bisnis yang tak hanya terpaku pada penyelenggaraan haji dan umrah," ucapnya.
Pihaknya juga berkomitmen membantu program pemerintah dalam upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Selain turut serta membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi rumah tangga masyarakat terdampak Covid-19, AMPHURI juga sadar perlunya menata industri wisata inbound yang selama ini belum dikelola dengan baik dan benar.
"Padahal, potensi wisata negeri ini, tak kalah menariknya. Karena itu, dengan kekuatan dan jaringan yang kami miliki selama ini, maka sudah saatnya kita membantu pemerintah mendatangkan turis manca negara ke Indonesia," katanya.
Firman meminta 436 anggotanya berperan aktif dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi. Dengan mengedepankan protokol kesehatan sebagaimana yang ditentukan oleh Saudi.
"Untuk itu saatnya kita bergandengan tangan untuk kerja, kerja dan kerja, bangkit melayani kembali setelah delapan bulan vacuum dan bahkan zero income. Saatnya kita memberikan yang terbaik bagi anggota, masyarakat muslim Indonesia maupun dunia," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya