Setya Novanto tepis minta dipasang perban dan jarum di RS Permata Hijau

Senin, 12 Maret 2018 10:47 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Sidang lanjutan Setnov. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto menepis adanya permintaan kepalanya diperban saat dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, usai kecelakaan tunggal. Tidak hanya itu, dia juga menepis adanya permintaan pemasangan infus untuk anak-anak.

"Enggak ah. Saya bangun-bangun sudah ada infusnya. Masa infus anak-anak," katanya sebelum sidang lanjutan dengan agenda pemanggilan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (12/3).

Dia mengklaim infus tersebut memang benar dipasang. Lantaran jika tidak menggunakan selang infus, Novanto menjelaskan obat tidak akan bisa masuk ke dalam tubuhnya.

"Waduh saya susah diinfus. Jadi kalau sudah diinfus itu bener-bener. Karena pembuluh saya kecil jadi saya ketika sadar sudah ada infus. Kalau enggak saya enggak bisa obatnya enggak bisa masuk," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, dalam dakwaan Bimanesh Sutarjo terungkap bahwa Setya Novanto meminta untuk dipasang perban. Tidak hanya itu Bimanesh juga memerintahkan seorang perawat bernama Indri menempelkan tanpa menancapkan jarum dan selang infus pada mantan Ketua DPR itu. Namun Indri tetap memasang jarum kecil yang biasa dipakai untuk anak-anak. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini