Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seskab Sebut WHO-Bank Dunia Apresiasi Indonesia karena Kasus Covid-19 Turun

Seskab Sebut WHO-Bank Dunia Apresiasi Indonesia karena Kasus Covid-19 Turun RSD Wisma Atlet. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung, mengklaim Indonesia mendapatkan apresiasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Bank Dunia (World Bank), hingga negara-negara maju berhasil menurunkan jumlah kasus Covid-19. Indonesia sempat mengalami puncak kedua kasus Covid-19 usai libur Lebaran.

"Walaupun sekarang ini pandemi Covid-19 sudah melandai, bahkan Indonesia diberikan apresiasi oleh dunia, baik itu oleh WHO, World Bank, negara-negara besar, dan sekarang ini kasus harian kita sudah sangat ditekan cukup rendah, tetapi saya berpesan bahwa saudara-saudara tetap harus menjalankan protokol kesehatan," kata Pramono.

Hal tersebut disampaikan Pramono saat melantik dan mengambil sumpah atau janji jabatan sebanyak 85 orang pejabat administrator dan pengawas di Sekretariat Kabinet (Setkab). Demikian dikutip dari Antara, Selasa (28/9).

Pramono mengingatkan jajaran Setkab untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara bersih.

Ia berpesan agar para pejabat yang dilantik menjalankan amanat yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

"Saudara pasti tahu, sekarang ini saudara bekerja di pusat kekuasaan negara. Untuk itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, ambil tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Seluruh jajaran Setkab, kata Pramono, bertugas untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI dalam menjalankan kabinet pemerintahan.

"Keberhasilan saudara adalah akan menjadi keberhasilan kantor ini dan sekaligus keberhasilan Presiden, Wakil Presiden, dan bangsa ini. Karena, tugas sehari-hari kita adalah memberikan pelayanan kepada Presiden RI dan Wakil Presiden RI," ujarnya.

Pelantikan kali ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Sekretaris Kabinet Republik Indonesia (Kepseskab) Nomor 41 Tahun 2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Sekretariat Kabinet, yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 September 2021.

Dari 85 orang yang dilantik baik rotasi maupun promosi, sebanyak 26 orang akan menduduki jabatan administrator, sedangkan 59 orang lainnya akan menduduki jabatan pengawas.

Sementara itu, kasus baru infeksi COVID-19 di Indonesia pada Selasa (28/9) tercatat sebanyak 2.057 kasus. Menurut laporan Satgas Penanganan COVID-19 dengan adanya tambahan kasus sebanyak 2.057 kasus, maka total kasus COVID-19 sejak awal pandemi mencapai 4.211.460 kasus.

Sedangkan, angka kematian karena COVID-19, yang dilaporkan sebanyak 124 jiwa sehingga sejak pandemi awal Maret 2020, total angka kematian di Indonesia tercatat 141.709 jiwa. Adapun kasus sembuh sebanyak 3.551 orang sehingga total kasus sembuh sejak awal pandemi mencapai 4.031.099 orang.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Sejarah 2 Maret: Kasus Pertama Virus Covid-19 di Indonesia
Sejarah 2 Maret: Kasus Pertama Virus Covid-19 di Indonesia

Pada tanggal 2 Maret 2020, Indonesia melaporkan kasus pertama virus Covid-19, menandai awal dari pandemi yang memengaruhi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya
Disinyalir Ada Efek Samping Pendarahan Otak, Sudah 70 Juta Vaksin AstraZeneca Disuntikkan ke Rakyat Indonesia
Disinyalir Ada Efek Samping Pendarahan Otak, Sudah 70 Juta Vaksin AstraZeneca Disuntikkan ke Rakyat Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan peringkat keempat terbesar di dunia yang melakukan vaksinasi COVID-19.

Baca Selengkapnya
Waspadai Potensi Peningkatan Covid-19 di Indonesia
Waspadai Potensi Peningkatan Covid-19 di Indonesia

Masyarakat juga diminta segera melengkapi vaksinasi Covid-19, khususnya pada kelompok berisiko.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Menkes Budi: Kasus Covid-19 di Indonesia Jelang Natal dan Tahun Baru 2024 Tak Mengkhawatirkan
Menkes Budi: Kasus Covid-19 di Indonesia Jelang Natal dan Tahun Baru 2024 Tak Mengkhawatirkan

Budi juga menganjurkan masyarakat untuk kembali menggunakan masker saat mengakses tempat-tempat yang rawan.

Baca Selengkapnya
Menkes Klaim Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri Relatif Lebih Aman
Menkes Klaim Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri Relatif Lebih Aman

Namun kalau untuk yang komorbid, kata Menkes, risiko tetap ada karena virusnya tidak hilang.

Baca Selengkapnya
Penelitian Terbaru Berhasil Pecahkan Mengapa Ada Orang yang Sama Sekali Tidak Terinfeksi COVID-19
Penelitian Terbaru Berhasil Pecahkan Mengapa Ada Orang yang Sama Sekali Tidak Terinfeksi COVID-19

Penelitian terbaru mengungkap penyebab sejumlah orang aman dari Covid-19 tanpa pernah terinfeksi.

Baca Selengkapnya
Penyebab Selesma dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Mencegahnya
Penyebab Selesma dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Mencegahnya

Selesma adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, seperti hidung dan tenggorokan.

Baca Selengkapnya
Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit RI Naik 255 Persen
Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit RI Naik 255 Persen

Tjandra mengatakan, data WHO menunjukkan, ada kenaikan 255 persen perawatan Covid-19 di rumah sakit Indonesia.

Baca Selengkapnya
Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi
Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi

Tren kenaikan kasus mingguan Covid-19 nasional per 9 Desember 2023 dilaporkan menyentuh angka 554 kasus positif.

Baca Selengkapnya