Seruan damai di perayaan Natal
Merdeka.com - Rencana sweeping organisasi masyarakat (ormas) menjelang perayaan Natal membuat pemerintah bekerja keras meyakinkan masyarakat mengenai keamanan. Isu itu muncul menyusul Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa mengenai larangan menggunakan atribut Natal bagi karyawan muslim.
Fatwa ini menjadi polemik usai dijadikan alasan bagi ormas untuk melakukan sweeping. Seruan damai dan menjaga toleransi terus diupayakan pemerintah agar aksi yang berpotensi menimbulkan konflik SARA ini tak timbul ke permukaan.
Upaya pemerintah meredam aksi itu bisa dibilang berhasil. Hal itu terlihat dalam perayaan ibadah Misa Natal pertama di sejumlah gereja di tanah air pada Sabtu (24/12).
Jemaat yang semula was-was melakukan ibadah terkait rencana sejumlah ormas itu nyatanya begitu khidmat menjalankan aktivitasnya. Kenyamanan ini berhasil diberikan pemerintah setelah aparat melakukan pengamanan ekstra ketat menjelang perayaan Natal hingga pergantian tahun 2016 mendatang.
Sejumlah gereja di daerah maupun Jakarta terus mendapat pengamanan dari kepolisian dan TNI. Bahkan di sejumlah gereja di ibu kota, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo meninjau langsung pelaksaan ibadah umat nasrani.
Kunjungan ke sejumlah gereja itu juga dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan dan Pangdam Mayjen TNI Teddy Lhaksamana.
Peninjauan pertama dilakukan di Gereja HKBP, Jalan Jambu, Menteng Jakarta Pusat. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kehadirannya di kesempatam ini guna meyakinkan situasi keamanan dan kenyamanan umat kristiani ketika menggelar ibadah Misa Natal.
"Tujuan kami datang ke sini adalah untuk menyampaikan ucapakan Natal. Kemudian, untuk meyakinkan keamanan bapak ibu sekalian untuk dapat menjalankan ibadah dalam keadaan aman dan nyaman," kata Tito di Gereja HKBP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12) malam.
Senada dengan hal tersebut, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo juga mengucapkan selamat hari raya Natal. Dia memastikan ibadah Misa Natal ini aman.
"Saya atas nama keluarga besar TNI, menyampaikan selamat natal. Semoga damai dan kasih natal menyertai bapak ibu sekalian hari ini dan selamanya," ucap Gatot.
Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, perbedaan antara agama, suku, ras dan golongan menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Salah satu tugas pemerintahan adalah memastikan semua berjalan dengan damai.
"Ada Polri yang bertugas menjaga keamanan. Ada TNI juga yang tugasnya menjaga keutuhan NKRI. Karena di sini hanya ada satu warga negara republik Indonesia," kata Thahjo.

Di tempat terpisah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berpesan agar perayaan Natal diselenggarakan dalam suasana kesederhanaan. Menurut dia, perayaan Natal harus dapat dijadikan momentum bagi umat Kristiani untuk bisa lebih meningkatkan kualitas kehidupan beragama sesuai nilai dan ajaran yang diyakininya. Sebab, peningkatan kualitas beragama menjadi modal penting bagi pembangunan bangsa yang majemuk.
Lukman mengatakan, bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa religius dalam segala bentuk keragamannya. Dia berharap semua pihak dapat mengedepankan sikap saling menghormati dan bertoleransi.
Dia menambahkan, di tengah keberagaman, sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan sangat diperlukan, terutama untuk merawat kerukunan dan kedamaian.
"Untuk itu, kita hormati saudara-saudara kita yang tak mengucapkan 'Selamat Natal' atas dasar pemahaman keyakinannya, sebagaimana kita juga hormati mereka yang mengucapkannya," ujar Lukman.
Bila semua anak bangsa saling menghormati, saling memberi kehormatan kepada yang lain, maka semua akan mendapatkannya. Sebaliknya, bila yang terjadi adalah sikap saling menuntut untuk dihormati, akan muncul pertanyaan tentang siapa yang memberi dan siapa yang mendapatkan.
"Kita berlapang dada menghormati umat Kristiani yang merayakan Natal, sembari berharap mereka juga dengan penuh kesadaran menghormati sesama saudaranya yang tak merayakan Natal," kata Lukman.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya