Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sepanjang tahun 2015 kasus pengguna narkoba di Denpasar meningkat

Sepanjang tahun 2015 kasus pengguna narkoba di Denpasar meningkat Laporan setahun kriminal di Denpasar. ©2015 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Sepanjang tahun 2015, terdapat 2.223 kasus kriminal terjadi di Denpasar, Bali. Angka tersebut terbilang tinggi dan menjadi perhatian khusus oleh pihak penegak hukum wilayah Bali.

"Ini menjadi perhatian khusus kita. Dalam rekap selama setahun ini di tahun 2015, wilayah hukum kota Denpasar mendapat rengking tertinggi," kata Kapolda Bali Inspektur Jendral Polisi Sugeng Priyanto, dalam memaparkan rekap kriminalitas di wilayah Bali di tahun 2015, di Mapolda Bali Rabu (30/12).

Priyanto mengatakan, kasus kriminal yang paling menonjol yaitu penggunaan narkoba. Oleh sebab itu, menurutnya, Polda Bali terus menggenjot kasus peredaran narkoba agar tak banyak memakan korban.

"Untuk tingkat pemakai narkoba, wilayah Denpasar sangat meningkat. Karenanya, Polda Bali terus menekan kasus peredaran narkoba di wilayah Bali," tegasnya.

Dia menambahkan, untuk kasus pelanggaran kode etik kinerja Polri di Bali terjadi penurunan yang luar biasa. Priyanto menuturkan, pada tahun 2014 silam ada 22 kasus anggota yang melakukan tindakan pelanggaran kode etik. Sementara di tahun 2015, hanya satu kasus yang terjadi di Polsek Kuta tentang pemerasan terhadap wisatawan asing.

"Secara Gelobal untuk kasus pelanggaran terhadap menyeluruh, termasuk soal kode etik seluruhnya di tahun ini ada 14 kasus. Pada tahun lalu ada 22 kasus, setidaknya anggota kepolisian di Bali sudah memenuhi standar kerja dan kedisiplinan hingga mendapat penghargaan dari Mabes Polri," ungkapnya.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP