Senggigi Open Surfing 2025 Sukses Digelar, NTB Mantapkan Langkah Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia

Ajang Senggigi Open Surfing 2025 sukses digelar di Lombok Barat, NTB, menjadi tonggak penting bagi provinsi ini untuk memperkuat posisi sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Senggigi Open Surfing 2025 Sukses Digelar, NTB Mantapkan Langkah Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia
Ajang Senggigi Open Surfing 2025 sukses digelar di Lombok Barat, NTB, menjadi tonggak penting bagi provinsi ini untuk memperkuat posisi sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menyelenggarakan Senggigi Open Surfing 2025 di Lombok Barat, menandai langkah signifikan dalam pengembangan sport tourism berkelanjutan. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan dapat memperkuat posisi NTB sebagai destinasi surfing unggulan di kancah nasional maupun internasional. Penutupan ajang ini pada Minggu (14/12) di kawasan wisata Pantai Senggigi menjadi momentum penting bagi ambisi pariwisata daerah.

Senggigi Open Surfing 2025 menarik perhatian luas dengan partisipasi 242 peselancar dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan termasuk peserta dari mancanegara seperti Belanda. Kompetisi ini tidak hanya menampilkan bakat-bakat terbaik dalam olahraga selancar, tetapi juga memberikan atmosfer persaingan yang kompetitif dan berkelas internasional. Keberhasilan penyelenggaraan ini menunjukkan potensi besar NTB dalam menarik event olahraga berskala global.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, mengungkapkan optimisme bahwa Senggigi Open Surfing 2025 adalah bagian integral dari program unggulan NTB untuk mewujudkan pariwisata berkualitas. Ia menegaskan bahwa banyaknya kegiatan sport tourism di NTB, termasuk ajang ini, menjadi pemicu utama dalam mencapai visi pariwisata berkualitas tersebut. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memanfaatkan potensi alamnya.

Senggigi Open Surfing 2025: Dorong Pariwisata Berkelanjutan NTB

Penyelenggaraan Senggigi Open Surfing 2025 merupakan bukti komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mengembangkan sektor pariwisata melalui sport tourism. Ahmad Nur Aulia, Kepala Dinas Pariwisata NTB, menyatakan bahwa event ini adalah salah satu 'trigger' untuk mewujudkan pariwisata berkualitas. "Dengan banyaknya kegiatan sport tourism di NTB, salah satunya Senggigi Open Surfing 2025, maka hal ini menjadi triger mewujudkan pariwisata berkualitas itu," kata Aulia.

Meskipun persiapan event Senggigi Open Surfing 2025 terbilang singkat, koordinasi yang solid antara Pemerintah Provinsi NTB dan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) NTB berhasil menjamin kelancaran acara. Kolaborasi ini menghasilkan event yang sukses dan meninggalkan kesan positif bagi para peserta serta pengunjung. Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi NTB untuk event-event serupa di masa depan.

Event ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sebuah platform untuk mempromosikan keindahan alam dan potensi wisata bahari NTB. Dengan melibatkan peselancar dari berbagai latar belakang, Senggigi Open Surfing 2025 secara efektif memperkenalkan Lombok Barat sebagai destinasi yang ideal untuk kegiatan selancar. Ini mendukung tujuan NTB untuk menjadi pusat sport tourism yang diakui dunia.

Partisipasi Internasional dan Harapan Event Rutin

Senggigi Open Surfing 2025 mencatat partisipasi yang mengesankan dengan 242 peselancar yang datang dari berbagai penjuru. Kehadiran peselancar dari provinsi-provinsi di Indonesia serta peserta internasional, seperti dari Belanda, menambah semarak dan standar kompetisi. Ini menunjukkan daya tarik global yang dimiliki oleh Pantai Senggigi sebagai lokasi selancar.

Candra Aprinova, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata NTB sekaligus Dewan Penasehat PSOI NTB, mengapresiasi kerja keras semua pihak. Ia menyampaikan bahwa meskipun disiapkan dalam waktu relatif singkat, koordinasi yang baik mampu mengantarkan event ini berjalan sukses. "Koordinasi antara Pemerintah Provinsi NTB dan PSOI NTB mampu mengantarkan event ini berjalan sukses dan memberikan kesan positif bagi pariwisata NTB di mata dunia," ujarnya.

Harapan besar menyertai kesuksesan Senggigi Open Surfing 2025 agar dapat menjadi event rutin tahunan. Ke depannya, diharapkan kompetisi ini tidak hanya terpusat di Senggigi, tetapi juga dapat diselenggarakan di berbagai spot surfing unggulan lainnya di NTB. Ini akan memperluas jangkauan promosi dan pengembangan potensi selancar di seluruh wilayah provinsi.

Para Juara Senggigi Open Surfing 2025 dari Berbagai Kategori

Ajang Senggigi Open Surfing 2025 melahirkan juara-juara baru di berbagai kategori, menunjukkan talenta-talenta terbaik dalam olahraga selancar. Berikut adalah daftar para pemenang dari kompetisi yang berlangsung sengit:

  • Kategori Women Division:
    1. Dea Anastasia (Aceh)
    2. Joy Malia (Lakey)
    3. Luchida (Bali)
    4. Georgia (Lakey, Kabupaten Dompu)
  • Kategori Men Division:
    1. Agus Firmanto (Bali)
    2. Muhamad Satrio (Lakey, Kabupaten Dompu)
    3. Jaran Tiring (Lombok Tengah)
    4. Lucky (Lakey, Kabupaten Dompu)
  • Kategori Junior:
    1. Peselancar Bima (Lakey, Kabupaten Dompu)
    2. I Wayan Ramone (Bali)
    3. Rama Ali (Lakey)
    4. Nick (Belanda)
  • Kategori U-14 Grommets:
    1. Irfan Dagul (Lombok Tengah)
    2. I Wayan Ayura (Bali)
    3. Raphael Hiroso
    4. Bara (Lakey, Kabupaten Dompu)

Para pemenang ini tidak hanya membawa pulang kebanggaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi peselancar muda lainnya untuk terus berprestasi. Keberagaman asal peserta dan pemenang menunjukkan bahwa Senggigi Open Surfing 2025 berhasil menarik talenta dari seluruh Indonesia dan internasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi