Semarakkan Sail Nias 2019, Kemendes PDTT Gelar Festival Kopi Nusantara

Selasa, 10 September 2019 21:32 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Semarakkan Sail Nias 2019, Kemendes PDTT Gelar Festival Kopi Nusantara Dirjen PDT Samsul Widodo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Minuman kopi tengah digemari oleh kaum milenial saat ini. Melihat tren ini, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menghadirkan konsep kegiatan yang kekinian. Salah satunya Festival Kopi Nusantara. Festival ini merupakan rangkaian kegiatan Sail Nias 2019.

Festival ini akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 11-14 September 2019 di Area Taman Ya’ahowu, Kota Gunungsitoli.

Sail Nias 2019 adalah kegiatan tahunan bertaraf internasional. Rangkaian kegiatan Sail Nias 2019 berlangsung sejak tanggal 3-15 September 2019 yang terbagi di Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, dan Kabupaten Nias Utara.

Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT), Samsul Widodo, penyelenggaraan Festival Kopi Nusantara bertujuan untuk mempromosikan kopi-kopi nusantara pada masyarakat luas. Termasuk Kopi Nias sebagai salah satu kopi tertua di dunia.

"Selain untuk mempromosikan kopi-kopi Indonesia, melalui kegiatan ini (Festival Kopi Nusantara) juga untuk memberikan edukasi pengolahan kopi kepada para petani dan pelaku usaha kopi di Nias," ujar Samsul Widodo melalui siaran tertulisnya, Selasa (10/9).

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum ini menghadirkan puluhan pelaku usaha kopi, BUMDes dan brand kopi, baik lokal maupun nasional seperti Kopi Janji Jiwa, Tanamera Coffee, Exelco Coffee, Kopi Kayumas BUMDes Surya Abadi Situbondo, Kopi Cupunagara BUMDes Raharja Malang, Kopi Donomulyo BUMDes Raharja Malang, Kopi Anaktu Bengkulu, Kopi Aceh, Mora Coffee serta brand kopi lokal Nias seperti Lasara Point, Kopi Kece-Kece, Tabadu Coffee dan banyak lagi.

Menurut Samsul, kegiatan Festival Kopi Nusantara ini akan dikemas dengan konsep milenial. "Jadi selain pameran kopi, akan ada atraksi barista, interactive games, acoustic band, layar tancap, dan talkshow," ujarnya.

Acara dengan konsep kekinian lain yakni Misbar Cinema yang menghadirkan movie experience cinema. Konsepnya membawa cinema ke luar ruangan, tidak jauh berbeda dengan budaya layar tancap tetapi dengan gaya yang lebih milenial. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini