Selidiki Tragedi Tewasnya 11 Siswa saat Susur Sungai, Polres Ciamis Periksa 4 Saksi

Minggu, 17 Oktober 2021 08:00 Reporter : Yan Muhardiansyah
Selidiki Tragedi Tewasnya 11 Siswa saat Susur Sungai, Polres Ciamis Periksa 4 Saksi Evakuasi siswa MTs yang tewas saat susur sungai. ©2021 YouTube Warta Sekitar /editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Resor Ciamis terus menyelidiki lebih lanjut terkait tewasnya 11 siswa Mts Harapan Baru Ciamis yang terbawa arus Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis, saat kegiatan Pramuka. Mereka mendalami ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa itu.

"Entah itu awalnya kelalaian atau bagaimana yang pasti kami akan profesional dalam melakukan pemeriksaan ini, kami juga proporsional," kata Kepala Kepolisian Resor Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono saat jumpa pers di Ciamis, Sabtu.

Ia menuturkan kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara yang dijadikan lokasi dilaksanakannya kegiatan menyusuri Sungai Cileueur di Kecamatan Cijeungjing, Jumat (15/10). Dari hasil pemeriksaan di lapangan, kedalaman sungai saat siswa menyeberang hanya 70 cm, namun di titik lain, tempat ditemukannya siswa meninggal dunia, kedalamannya sekitar 2 meter.

Kepolisian juga sudah memeriksa empat orang saksi yang berada di lokasi kejadian. Pemeriksaan pihak sekolah belum dilakukan karena masih dalam kondisi berduka.

"Kami melakukan pemeriksaan baru empat (orang)," kata Wahyu seperti dilansir Antara.

Hasil olah tempat kejadian perkara juga menunjukkan tidak adanya peralatan atau kelengkapan alat keselamatan untuk menyeberangi sungai, seperti tali dan pelampung.

Wahyu menyayangkan insiden itu. "Kami akan menelusuri kenapa hal ini bisa sampai terjadi, kenapa hal ini tidak bisa dicegah pada saat itu, di mana saat itu ada beberapa hal yang bisa dicegah," ucapnya.

Ia menyampaikan, peserta hanya bergandengan tangan saat menyeberangi sungai. Sementara kondisi batu yang ada di sana licin.

Terkait adanya kelalaian dalam kegiatan Pramuka itu, Wahyu mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Namun, ia yakin pada dasarnya tidak ada siapa pun yang mengharapkan musibah itu terjadi.

"Tidak ada yang mengharapkan ini terjadi, tidak siapa pun ini terjadi entah itu awalnya kelalaian atau bagaimana," ucapnya.

Sebelumnya, 150 siswa Mts Harapan Baru Ciamis mengikuti kegiatan Pramuka di luar lingkungan sekolah. Salah satu kegiatannya menyusuri sungai.

Dalam kegiatan itu, 21 siswa dan siswi hanyut hanyut arus sungai. Sebanyak 10 orang selamat dan 11 orang meninggal dunia.

Baca juga:
Selidiki Tragedi Tewasnya 11 Siswa saat Susur Sungai, Polres Ciamis Periksa 4 Saksi
Kwarda Pramuka Jabar: 11 Siswa Meninggal di Ciamis Bukan dalam Kegiatan Pramuka
Ini Hasil Olah TKP di Lokasi Meninggalnya 11 Pelajar di Ciamis
Pesan Terakhir Santri Korban Pramuka di Ciamis: Yah Aku Pulang Ya Yah
Ridwan Kamil Santuni Korban Tewas Kegiatan Pramuka di Ciamis

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini